Bidan PTT Bolos Bakal Dirumahkan

0
178

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Peringatan tegas untuk semua bidan PTT di banyuasin, Bupati Banyuasin Ir SA Supriono tidak akan memberikan toleransi terhadap Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang sering melalaikan tugas alias bolos kerja. Mantan Kepala Irkab Banyuasin ini akan memberikan sanksi tegas berupa pemutusan kontrak kerja. Hal itu ditegaskan SA Supriono di hadapan DPRD Banyuasin dalam sambutannya penyampaian hasil reses DPRD Banyuasin.

Pihaknya akan melakukan pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan terhadap PTT tenaga kesehatan yang bertugas di Pustu dan Poskesdes apabila jarang berada di lokasi tempat kerjanya. “Jika memang ada PTT yang tidak melaksanakan tugasnya, SK nya tidak dilanjutkan,” katanya.

Pihaknya meminta instansi terkait menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut, dan tidak boleh hal ini dibiarkan. “Saya minta Dinkes pantau kerja PTT di lokasi, apakah memang benar mereka masuk kerja atau bolos,” tukasnya.

Tanggapan Bupati Banyuasin ini menyusul banyak keluhan masyarakat jika Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) sering melalaikan tugas alias tidak masuk kerja. Itu terungkap saat pelaksanaan paripurna penyampaian hasil Reses anggota dewan di setiap Dapil, Kamis (26/10) kemarin.

“Kami minta Dinas Kesehatan Banyuasin melakukan sidak ke desa-desa maupun Puskesmas di setiap kecamatan. Sebab kami sering mendengar keluhan Bidan PTT banyak yang tidak aktif melayani masyarakat,”  ujar anggota DPRD Banyuasin Dapil VI Jupriadi.

Jupriadi berharap Dinkes aktif turun gunung untuk mengecek petugas kesehatan di Banyuasin. Dia menyarankan jika memang benar banyak petugas kesehatan melanggar disiplin, maka berikan tindakan tegas.

“Kita berharap dengan aktifnya bidan PTT bisa memenuhi pelayanan kesehatan di Bumi Sedulang Setudung. Sebab bidan merupakan menjadi penolong utama bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Disinggung mengenai desa mana bidannya yang tidak aktif, Jupriadi menegaskan hampir semua desa di Kecamatan Pulau Rimau, Tungkal Ilir, Betung, Suak Tapeh dikeluhkan masyarakat. “Kita minta Dinkes pastikan itu,” ujar dia.

Ditambahkan anggota DPRD Dapil III Damang Sriwahyuni di daerah pemilihannya yakni Muara Sugihan, Muara Padang, Air Saleh dan Makarti Jaya sebagian desa juga banyak yang mengeluhkan. Pihaknya berharap Dinkes dapat mendisiplinkan pegawai. “Saya juga sering dengar banyak bidan PTT yang tak jalankan tugas dan tak ada ditempat. Saya harap ada evaluasi dari dinas terkait keluhan masyarakat tersebut,” cetusnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr Hakim Mkes menegaskan pihaknya akan mendisiplinkan lagi pegawai honor tersebut. Jika memang tidak hadir seperti yang telah disampaikan bupati akan diputus kontraknya.

“Akan kita putus kontraknya jika memang tidak aktif dan lalai dalam menjalankan tugasnya. Tapi pastinya akan kita disiplinkan kembali pegawai yang dikeluhkan itu,” pungkasnya.

 

Laporan            : Al Dafid

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article