Biadab, Bapak Kandung Setubuhi Anak Hingga Melahirkan

106

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS- Sungguh biadab perbuatan dilakukan KR (45) warga Dusun IV Desa Mekar Sari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura). Pria keseharian bekerja sebagai buruh tani ini, diduga nekat 8 kali menyetubuhi anaknya sendiri sebut saja Sri (17).

Mirisnya lagi, kejadian malang yang menimpa Sri, baru terungkap pascakorban sudah hamil dan baru saja melahirkan Rabu kemarin.

Tak ayal, akibat perbuatannya itu, Pelaku hampir saja dihakimi warga yang kesal. Tanpa perlawanan, pelaku akhirnya berhasil diringkus Unit PPA Mapolsek Megang Sakti guna mempertanggungjawabkan perbuatan di mata hukum.

Berdasarkan infomasi dihimpun, aksi tindak kriminalitas persetubuhan anak di bawah umur. Diakui korban, peristiwa yang menimpanya itu terjadi di rumahnya sejak pertengahan Januari 2018 lalu. Dimana, korban ketika itu tengah beristirahat di dalam kamar. Entah tanpa sebab pasti, pelaku masuk dan langsung menghampiri korban yang tertidur di atas ranjang.

Selanjutnya, pelaku dengan buasnya naik ke atas ranjang dan menjalankan aksi bejatnya dengan memutar tubuh korban posisi telentang dan selanjutnya pelaku langsung menyingkap rok dan melepas paksa celana dalam korban.
Lalu, Pelaku dengan beringas menyalurkan hasratnya menyetubuhi korban.

Tidak sampai di situ, kembali perbuatan asusila tersebut secara berulang hingga 8 kali hingga korban hamil dan melahirkan.
Selama ini, semua kejadian tak diketahui keluarga dan warga. Tapi begitu mengetahui, maka keluarga dan warga pun langsung meradang. Mereka secara beramai-ramai mendatangi pelaku yang bersembunyi di kediaman saudaranya tak jauh dari kediamannya.

Tapi, dengan sigap petugas PPA Unit Reskrim didampingi Kapolsek Megang Sakti AKP Romi mendatangi lokasi kejadian, dan berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh agama maka petugas berhasil mengamankan pelaku.

Kapolsek Megang Sakti AKP Romi ketika dibincangi membenarkan adanya kejadian tindak kriminal asusila, persetubuhan anak di bawah umur dan pelaku adalah orang tua kandungnya sendiri.
“Benar kita dengan, upaya mediasi akhirnya mengamankan KR pelaku diduga telah menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Dan atas perbuatannya pelaku melanggar Pasal 76 d Jo pasal 81 UU RI No.35 th 2014 ttg Perubahan UU RI No.23 th 2002 tentang perlindungan anak dan perempuan,” tegas Kapolsek, Jumat (5/10/2018).

Hasil penyidikan. Pelaku mengakui semua perbuatannya. Sedangkan korban sendiri, baru saja selesai persalinan belum bisa diminta keterangan lebih lanjut.
“Dari semua kejadian terungkap, hingga sampai sekarang korban yang Rabu kemarin baru selesai persalinan. Belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut, lantaran korban pula mengalami trauma ketika mengenang kejadian yang menimpanya,” tandas Kapolsek.

Laporan          : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here