Besok, Ratusan Massa Geruduk Gedung DPRD Prabumulih, Peserta Aksi Diminta Jaga Wudhu

470
Aksi gelombang massa minta NKRI dan Pancasila diselamatkan dari paham komunisme, serta meminta RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut dan dibatalkan dari Prolegnas, juga bakal dilakukan oleh gabungan massa di Kota Prabumulih, besok, Selasa 30 Juni 2020.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Aksi gelombang massa minta NKRI dan Pancasila diselamatkan dari paham komunisme, serta meminta RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut dan dibatalkan dari Prolegnas, juga bakal dilakukan oleh gabungan massa di Kota Prabumulih, besok, Selasa 30 Juni 2020.

Bahkan, aksi massa yang terdiri sejumlah Ormas Keagamaan, Organisasi Kepemudaan (OKP), dan organisasi lainnya ini mendesak pihak DPRD Kota Prabumulih sebagai rencana titik aksi dan menyampaikan tuntutan, agar segera disampaikan ke DPR RI dan Pemerintah pusat supaya dibatalkan dan dicabut RUU tersebut dari Prolegnas.

“Besok kami hanya menyampaikan orasi dan menyerahkan tuntutan pernyataan sikap masyarakat agar menolak dan mencabut RUU HIP,” ungkap Ustadz Legiman, selaku Koordinasi Lapangan (Korlap) Aksi Damai Tolak RUU HIP, ketika dihubungi via telepon seluler, Senin sore (29/06).

Selanjutnya, dia juga mengatakan, selain sudah melakukan pemberitahuan ke pihak kepolisian yakni, Polres Prabumulih, pihaknya juga meminta kepada para peserta aksi yang beragama Islam supaya menjaga wudhu dalam aksi tersebut.

“Dalam aksi besok itu juga, kita tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan new normal dengan menjaga jarak dan wajib memakai masker serta hand sanitizier,” sebut Legiman.

Disinggung terkait isi tuntutan dan rencana jumlah massa yang diturunkan dalam aksi tersebut, Legiman kembali menegaskan pihaknya akan menyerahkan massa sebanyak sekitar 300 orang yang berasal dari seluruh organisasi dan elemen masyarakat lainnya.

Ada pun dalam point tuntutan pernyataan sikap yang akan disampaikan ke DPRD Prabumulih, sambung Legiman, ada 8 point, diantaranya sebagai berikut:

  1. Bersihkan niat kita hanya untuk Allah dan kemaslahatan bersama.
  2. Persiapkan diri kita masing masing, fisiq dan mental kita.
  3. Perbanyak doa pada Allah SWT.
  4. Tetap memerhatikan protokol kesehatan ( jaga jarak, pake masker..dll)
  5. Untuk Ketua Ormas, tolong ditunjuk koorlap masing masing untuk bisa mengawasi anggotanya dan menghindari hal-hal yang bisa membuat kericuhan.
  6. Membawa bendera ormas, pesantren, dan ormas masing-masing.
  7. Membuat tulisan tulisan tentang penolakkan RUU ini.
  8. Diharapkan kita bisa saling menjaga, agar semua berjalan tertib..
  9. Semoga Allah melindungi kita semua.

Dilanjutkan Legiman, bahwa unjuk rasa besok merupakan aspirasi Umat yang tergabung dalam Ormas Islam Kota Prabumulih, untuk ‘Menolak Faham Komunisme dan RUU HIP (Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila).

“Besok kita mengadakan aksi damai di titik kumpul di DPRD kota Prabumulih,” tandas Legiman.

Terpisah, Ketua MUI Kota Prabumulih, Aliaman melalui Sekretaris MUI, M Amin Noor ketika dikonfirmasi terkait rencana aksi damai menolak RUU HIP besok, Selasa, 30 Juni 2020 menjelaskan, pihaknya akan ikut mendukung dan ikut serta hadir dalam aksi tersebut.

“Disitu kita cuma hadir sebagai bentuk dukungan dan meminta RUU itu segera dicabut dan dihentikan pembahasannya,” tukasnya, singkat.

Laporan : King III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here