Bermaksud Menakuti Warga, Pria Ini Malah Berurusan dengan Polisi dan Nyaris Dihakimi Massa

0
158
Tersangka Wahidin (30) warga desa Teluk Kijing, Musi Banyuasin saat diamankan warga karena hendak mengancam warga dengan senjata api rakitan, saat bentrok dengan penjaga rel kereta api dan warga. Usai sempat diamuk massa, pelaku kini sudah diamankan di Mapolsek Gelumbang.

Sumateranews.co.id, GELUMBANG – Bermaksud hati hendak menakuti sejumlah warga dengan menggunakan senjata api rakitan (Senpira), seorang pria belakangan diketahui bernama Wahidin (30) warga Teluk Kijing Musi Banyuasin (Muba), malah nyaris dihakimi massa. Beruntung pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai pekerja tukang kayu ini berhasil menyelamatkan diri dengan lari ke rumah salah satu Kepala dusun di desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Peristiwa yang nyaris memicu bentrok antar dua kelompok warga itu terjadi pada Senin (16/07/2018) malam, sekitar pukul 19.00 Wib kemarin. Kini akibat ulahnya, pelaku Wahidin harus berurusan dengan polisi dan diamankan di Mapolsek Gelumbang. Pelaku terancam dikenakan UU Darurat No 12 Tahun 1951 dan terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Dari informasi yang diterima, peristiwa terjadi bermula dari kesalahpahaman antar rombongan pekerja tukang kayu sebuah depot kayu dengan penjaga rel kereta api desa Sigam Gelumbang, yakni Sandra (22) warga desa Karang Endah Selatan . Saat itu rombongan pelaku yang mengendarai beberapa mobil pick up bermaksud melintasi jalur rel kereta api (TKP), yang saat kejadian lagi padat.

Diduga tak senang ditegur, kemudian rombongan mobil teman pelaku yang berada didepan terlibat pertengkaran dengan penjaga rel kereta api dan sempat berujung bentrok. Pelaku yang ketika itu menumpang di mobil bagian belakang selanjutnya turun dan mengancam rombongan penjaga rel dengan mengeluarkan senpira. Tetapi bukannya mundur dan ketakutan, malah rombongan pekerja rel dan dibantu warga setempat semakin beringas.

Pelaku yang melihat warga semakin banyak kemudian berlari menyelamatkan diri dan meminta perlindungan dirumah kediaman salah satu kepala dusun setempat. Namun warga yang kesal dan emosi sempat memukuli pelaku. Beruntung petugas dari Polsek Gelumbang yang mendapat laporan warga langsung turun dan mengamankan pelaku.

“Pelakunya sudah kita amankan, dan saat ini masih kita proses. Ia kita kenakan Pasal UU Darurat karena kepemilikan senjata api. Sementara temannya yang bertikai kini sudah berdamai dengan warga. Kejadian terjadi karena kesalahpahaman saja, pada saat rombongan pelaku hendak melintasi rel kereta api desa Sigam,” ujar Kapolsek Gelumbang, AKP Indrawono melalui Kanitreskrim, Ipda Hamdani, Selasa (17/07/2018).

Laporan : Deka/*

Editor     : Donny