Bermain Politik Praktis, PPS Bakal Diberhentikan

0
244

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Sebanyak 981 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 327 Desa/Kelurahan dalam wilayah Kab.OKI secara resmi dilantik oleh Ketua KPUD OKI. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) pelantikan PPS nomor : 44/Kpts/KPU-Kab/XI/2017 Tentang Penetapan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan wakil bupati OKI serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan tahun 2018. Pengambilan sumpah dan pelantikan PPK langsung dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI Dedi Irawan, S.IP., M.Si., di Halaman Kantor KPUD OKI. Sementara penyampaikan Surat Keputusan (SK) pelantikan PPS tahun 2018 dibacakan oleh Sekretaris KPUD OKI, Dra Dirta Sarina, MM, Jumat (10/11/2017).

Acara tersebut dihadiri para komisioner KPU OKI, Ketua Panwaslu OKI beserta anggotanya, Bupati OKI yang diwakili oleh staf ahli bidang kemasyarakatan, Kepala Kesbangpol dan Linmas OKI, para perwakilan pengurus partai politik di OKI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan FKPD OKI, Camat Kota Kayuagung, para anggota PPS yang dilantik dan para tamu undangan lainnya yang sempat hadir.

Ketua KPU OKI Dedi Irawan, S.IP., M.Si dalam sambutannya mengatakan selamat kepada seluruh anggota PPS yang dilantik dan disumpah. ‘’Mulai hari ini hak politik Saudara sudah dikurangi, karena Saudara sudah mengabdikan diri sebagai penyelenggara pemilu. Jadi kalau teman-teman yang dulunya berprofesi sebagai tim sukses, sekarang tidak boleh lagi, Anda sudah terikat dengan aturan, sudah terikat dengan Undang-undang dan sudah terikat dengan kode etik penyelenggara. Jangan coba-coba Saudara mau bermain politik, jangan coba-coba Saudara menjadi tim sukses apalagi sampai terlibat langsung politik praktis di tengah masyarakat, menjadi agen calon, menjadi agen partai politik maka kami akan tegas untuk menindak itu, diberhentikan jadi penyelenggara. Karena pemilu yang berkualitas akan lahir dari penyelenggara yang berintegritas. Pemimpin yang berkualitas akan lahir dari pemilih yang cerdas. Jadi penyelenggara itu harus berintegritas,’’ papar Dedi.

Lanjutnya, jadi jangan coba-coba bermain dan terlibat dalam politik praktis, selain akan diberhentikan dan pidana Pemilu menunggu. Sembari mengatakan agar para anggota PPS yang sudah  dilantik untuk  menunjuk ketua PPS dan mengusulkan  nama sekretariat PPS.

Dedi juga sangat berterima kasih kepada aparat kepolisian, Pemda OKI dan seluruh stokeholder yang telah membantu KPU sehingga pelantikan PPS berjalan lancar.

Sementara itu, Bupati OKI yang diwakili Staf ahli bidang kemasyarakatan setda OKI, H.Daud SIP MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa suksesnya Pilkades serentak di 55 desa dalam Kab. OKI tahun 2017 yang berjalan aman dan damai, kesuksesan ini menjadikan kita optimis bahwa pilkada Bupati dan wakil bupati, Gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 mendatang. Sebagai bagian penting dalam menjaga momentum kegembiraan demokrasi rakyat. Pemda telah mendukung penuh pelaksanaan pilkada serentak melalui NHPD yang telah ditandatangani bersama. Salah satu yang menjadi permasalahan ke depan terkait permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) yang akan ditetapkan KPU di Bulan Desember 2017. DPT ini menyangkut data kependudukan, kita semua tahu bahwa penyelenggaraan  KTP Elektronik masih terdapat kendala dan permasalahan. Masalahnya ketersediaan blanko dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri. Disdukcapil OKI telah melakukan perekaman dan percetakan sesuai dengan blanko yang tersedia. ‘’Alhamdulillah ketersediaan blanko untuk beberapa bulan ini masih ada, berarti msyarakat yang melakukan perekaman silakan mendatangi disdukcapil untuk mencetak KTP-nya. Permasalahan ini akan segera akan dituntaskan sebagaimana target Mendagri di Bulan Desember masalah E-KTP sudah tuntas dan selesai semua,’’ ungkapnya.

Seraya mengajak agar masyarakat OKI untuk memberikan hak suaranya pada pilkada nanti. Karena suara masyarakat merupakan suatu wujud kegembiraan berpolitik dan kematangan berdemokrasi masyarakat. ”Pilihlah calon terbaik dengan akal yang jernih, pakai rasionalitas untuk memilih pemimpin yang terbaik  guna  kemajuan OKI mendatang yang kita cintai. Mari kita jaga kebersamaan dan bergotong-royong serta menjaga persatuan dalam menghadapi pilkada ini, demi terwujudnya OKI yang mandiri dan sejahtera. Selamat bertugas bagi KPU, semoga pilkada Bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur 2018 berjalan aman, damai, dan lancar sesuai yang diharapkan,’’ tandasnya.

Laporan          : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article