Berkeliling Naik Perahu Robin, Bupati Aceh Singkil Disuguhkan Gedah Sagu Saat Resmikan Kampung Tangguh Nusantara

91
Bupati Aceh Singkil Dulmusrid bersama rombongan menyantap suguhan makanan khas tradisional Aceh Singkil, berupa Gedah Sagu yang disiapkan masyarakat usai meresmikan Kampung Tangguh Nusantara di Desa Takal Pasir Lama, Sabtu (8/8).

Sumateranews.co.id, ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil Dulmusrid menyempatkan meninjau lahan pertanian/perkebunan di Desa Takal Pasir Lama, dengan menggunakan Perahu Robin bersama rombongan, sebelum meresmikan Kampung Tangguh Nusantara, Sabtu (8/8). Bupati berharap keberadaan lahan tersebut dapat meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Tampak acara peresmian Kampung Tangguh itu, turut dihadiri Dandim 0109/Aceh Singkil diwakili Letda Inf Munap, Kapolres Aceh Singkil diwakili Kasat Bimas AKP Erijal Kepala DMPK Azwir, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holticultura, dan Peternakan Kuatno, Perwakilah Kejari Singkil Dahnial, Camat Singkil Sopian, Sekertaris Camat Singkil Mansurdin dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan sangat gembira atas sambutan perangkat kampung dan suguhan makanan khas tradisional Aceh Singkil, berupa Gedah Sagu yang disiapkan masyarakat setempat.

“Menu makanan ini sangat nikmat apalagi di campur dengan kuah ikan lele, sungguh mengundang selera,” tuturnya.

Terkait terpilihnya Desa Takal Pasir sebagai Kampung Tangguh Nusantara, diharapkan Bupati dapat menjadi solusi guna mengatasi permasalahan di tengah Pandemi Covid-19 dan persoalan ekonomi lainnya. Masyarakatnya juga diharap untuk dapat menjadi tangguh, yakni dengan cara tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya berharap perangkat desa meningkatkan perhatiannya atas pentingnya protokol Kesehatan sesuai anjuran. Kalau bisa dalam suasana Pandemi, dianjurkan tidak bersalaman agar indikasi virus, tidak mudah tertular.

Kemudian terkait penanganan banjir untuk pembangunan tanggul raksasa Pemda berupaya semaksimal mungkin baik secara proporsional, sudah diajukan, dan kendala ganti rugi tanah. Sedang dikoordinasikan dengan pihak Dinas PUPR, sepanjang kurang lebih 2 KM,” kata Dulmusrid.

Namun, lanjut Dulmusrid, berhubung Covid-19 banyak kegiatan fisik dialihkan, termasuk dana desa untuk mencegah penanganan Covid-19. Seluruh masyarakat lainnya juga mengharapkan segera terealisasi.

“Insya Allah tahun anggaran 2021 pembangunan tanggul raksasa untuk penanganan banjir yang kerap melanda pertanian dan kebun di kampung lama Takal Pasir, mudah-mudahan, segera bisa terealisasi,” ujarnya.

“Saya berharap Dinas Tanaman Pangan, Dinas Perkebunan dan Dinas PUPR berkolaborasi untuk penanganan pembangunan tanggul itu,” tambahnya.

Laporan : Ramail III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here