Belum Diserahterimakan, PDAM Tirta Prabujaya Desak Perbaikan Water Intake dan WTP

0
308

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Polemik proyek pekerjaan water intake yang dibangun di dekat pinggiran bantaran Sungai Lematang, Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat ini, perlahan mulai terkuak. Sejak selesai dibangun pada tahun 2013 yang lalu, proyek yang telah memakan anggaran sekitar puluhan miliaran rupiah ini, selain dibiarkan terbengkalai dengan kondisi memprihatinkan juga ternyata belum diserahterimakan.
Hal itu terungkap, saat media ini membincangi Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Iskandar SE, di ruangan kerjanya, akhir pekan kemarin.
“Semenjak selesai sampai sekarang belum diserahterimakan ke kita,” ujar Iskandar, menyayangkan.
Untuk itu, dikatakannya, pihaknya masih menunggu pihak yang bersangkutan supaya segera memperbaiki dua bangunan tersebut.
“Diminta kepada pihak yang berwenang agar cepat dibangun kembali dikarenakan bangunan water intake PDAM dan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Payuputat itu belum diserahkan kepada pihak kami,” tegasnya.
Sementara disinggung terkait kondisi bangunan water intake yang terancam amblas dan masuk ke dalam Sungai Lematang, dijelaskan Iskandar disebabkan hantaman banjir Sungai Lematang yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.
Sehingga mengakibatkan dinding tanah bantaran sungai terbis juga membuat sebagian tanggul atau dinding penahan tanah ambruk dan jatuh ke dalam sungai.
“Kerusakan ditimbukan oleh banjir dan membuat tanah yang berada di dekat bangunan amblas, kondisi ini semakin diperparah oleh robohnya sebagian tanggul sekitar 25% yang hilang dari tepian Sungai Lematang,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, jika bangunan tanggul tidak segera diperbaiki tak hanya mengancam bangunan water intake, tetapi juga bangunan rumah miik warga yang ada di sekitar water intake tersebut. “Tentu saja sangat mengkhawatirkan. Bukan saja bangunan water intake PDAM tetapi rumah warga yang berada di tepian sungai yang berada di dekat bangunan water intake PDAM Kota Prabumulih ini ikut terancam nyebur ke Sungai Lematang,’’ tandasnya.
Laporan : AD
Editor/Posting : Imam Ghazali