Belum 1 Tahun Diresmikan, Kondisi Jalan Tol Trans Sumatera Terpeka Sudah Banyak Ditemukan Rusak

247
Kondisi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang hingga ke Kayuagung, OKI atau Terpeka kini cukup memprihatinkan dan banyak mengalami kerusakan di sejumlah titik ruas jalan tol.

2 Kali Dikonfirmasi, Pihak Waskita Sriwijaya Tol Belum Bisa Ditemui

PALEMBANG – Kondisi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang hingga ke Kayuagung, OKI atau Terpeka kini cukup memprihatinkan dan banyak mengalami kerusakan di sejumlah titik ruas jalan tol. Hal itu terlihat jelas saat sejumlah pekerja melakukan perbaikan dengan tanpal sulam di sepanjang jalan tol, yang baru diresmikan oleh Presiden Jokowi, pada Jumat, tanggal 15 November 2019 yang lalu.

Akibatnya, para pengguna jalan tol terpanjang di Indonesia dengan panjang 189 km (kilometre) ini perlu ekstra hati-hati dan waspada saat melintasi ruas jalan tol terutama saat terjadi hujan dan pada malam hari. Pasalnya, tidak sedikit kendaraan mobil yang terbalik dan mengalami kecelakaan saat melintasi jalan tol tersebut.

Seperti yang terjadi baru-baru ini. Sebuah mobil jenis mini bus merk Toyota LGX warna biru Nopol 1405 WB yang ditumpangi 1 (satu) keluarga mengalami kecelakaan tunggal, saat melintasi ruas tol di km 294 atau tidak jauh dari Jembatan Kali Item, pada Sabtu (31/10) siang kemarin.

Baca Juga : Lagi, Kecelakaan Mobil Terjadi di Jalur Km 294 Jalan Tol Kayuagung – Lampung

Beruntung dalam insiden yang sempat menimbulkan kemacetan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, dan hanya menyebabkan sejumlah penumpang dan pengemudinya yang belum diketahui identitasnya ini mengalami luka ringan dan memar. Sementara bagian body depan mesin mengalami ringsek dan rusak berat hingga ke bagian kaca mobil.

“Saya juga pernah mengalami kecelakaan di tol kayuagung, beberapa bulan lalu. Kejadiannya persis tak jauh dari lokasi itu yakni di km 295,” ungkap Andre (42), warga Prabumulih, kepada media ini, Minggu (1/11).

Menurutnya, akibat insiden kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut (km 295) menyebabkan body bagian depan mobil yang ia bawa mengalami rusak berat dan ringsek. Kejadian berawal, saat dirinya melaju datang dari arah Lampung menuju Kayuagung.

Baca Juga : Sore Ini, Presiden Jokowi Akan Resmikan Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung

Namun setibanya di lokasi kejadian (TKP), tiba-tiba di depan ada sebuah kendaraan truk yang terparkir di badan jalan karena mengalami pecah ban. Akibatnya, korban yang terkejut tak mampu mengendalikan laju mobilnya sehingga menabrak badan truk.

“Memang posisi jalannya agak menanjak, sehingga tidak kelihatan kalau ada mobil di depan. Tabrakan pun terjadi hingga menyebabkan body depan mobil rusak. Dan memang saat kejadian tidak ditemukan rambu-rambu atau tanda sedang ada kerusakan atau apa, dan dari pengakuan mereka (supir), mereka sudah lama memberitahukan ke pihak petugas tol terkait peristiwa pecan ban truk itu, tetapi belum datang,” kenang Andre, masih menyayangkan kejadian tersebut.

Suasana Kantor Waskita Sriwijaya Tol.

Sementara, hingga berita ini dimuat, pihak pengelola tol yakni, Waskita Sriwijaya Tol kembali tidak bisa ditemui, saat hendak dikonfirmasi terkait kerusakan ruas jalan tol yang sebelumnya mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena memecahkan rekor Pembangunan Tol Terpanjang dan tercepat, pada Senin (2/11/2020).

Kepada media ini, petugas security yang berjaga di kantor Waskita Sriwijaya Tol mengaku, sejumlah pihak terkait sedang tidak berada di tempat karena tugas luar di Jakarta. Sebelumnya, hal yang sama juga ditemui media ini saat hendak konfirmasi ke petugas pengelola jalan tol pada Sabtu (31/10) lalu.

Baca Juga : Miris, Belum 1 Tahun Jalan Urai Jaya Cambai Ambrol

“Banyak belum ngantor pak, karena libur. Hanya ada pak Dendi, bagian pelayanan,” sebut salah seorang petugas security kantor Waskita Sriwijaya Tol, sembari memberikan nomor handphone orang yang dimaksud, kepada media ini, saat itu.

Namun sayang, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, yang bersangkutan tidak bisa memberikan keterangan dan malah meminta media ini untuk menanyakannya ke bagian PJR, yang ada di samping kantor Waskita tersebut.

“Maaf pak untuk hari ini orang kantor semua pada libut, mungkin bapak bisa tanya-tanya ke ruang PJR.

Gedungnya ada di bawah gedung ke 2 dari bawah, liat aja yang ada mobil-mobil polisi itu,” tulis Dendi, seraya meminta media ini menunggu begitu tahu telah mendatangi bagian PJR namun dalam kondisi kantor tertutup.

“Tunggu aja pak, mungkin mereka lagi istirahat makan siang,” imbuh petugas pelayanan ini.

Selanjutnya, ia juga kembali meminta media ini untuk menanyakannya ke bagian operasional jalan tol yakni, Dian.

“Iya pak kalau untuk hari ini jalan satu-satunya kalau bapak mau konfirmasi tanya-tanya masalah itu ya ke PJR itu, soalnya orang kantor kita semua pada libur.

Kalau nggak bapak tanya di gedung bawah yang pertama.

Tanya nama pak Dian, itu bagian operasional jalan tol kita pak,” tulis Dendi, tanpa menyebutkan nomor Handphone yang bersangkutan karena tidak menyimpan nomornya.

Maaf pak saya nggak pegang no Hp nya,” tulis Dendi lagi.

Laporan : Are/Dos III Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here