Bea Serendy Ajak Generasi Muda Peduli Kebersihan Pantai, di Peringatan Hari Sumpah Pemuda

32

YOGYAKARTASatu nusa jadi isi pertama pada Sumpah Pemuda, dimaknai Bea Serendy dengan peduli pada pantai. Penyanyi lagu U Give Me Love ini mengajak generasi muda di Desa Songbayu, Kapanewon Girisubo, Gunung Kidul, Yogyakarta untuk membersihkan Pantai Krokoh, dan Pantai Prima Rock View yang ada di daerah mereka, pada Selasa (27/10/2020).

Pantai Krokoh dan Pantai Prima Rock View tepatnya berada di Dukuh Putat, pantai paling timur Yogyakarta yang memiliki pemandangan indah dan masih terjaga keasriannya. Bea Serendy menjadikan dua pantai tersebut sebagai lokasi syuting videoklip lagu perdananya, U Give Me Love, sebuah karya terbaru dari Chossypratama yang dinyanyikan Bea Serendy bareng kakak kandungnya, Alex Yunggun, syuting akan dilakukan pada 31 Oktober dan 1 November 2020.

Bea Serendy tinggal di Yogyakarta, saat kami wawancarai pada Rabu (28/10/2020) mengatakan, “Awal aku terinspirasi bersihkan Pantai Krokoh dan Prima Rock View, saat aku bersama teman-teman Heniikun Bay dan Tim Prima Founder Mangement pergi ke pantai itu untuk survei lokasi syuting videoklip. Aku lihat banyak sampah di pantai tersebut. Aku jadi berpikir, pantainya cantik, tapi sampahnya jadi bikin kurang enak dilihat. Apalagi banyak sampah yang tidak mudah terurai. Gimana kalo sampah-sampah tersebut kembali lagi ke laut? Karena itu, akhirnya aku memutuskan untuk mengajak teman-teman siapin waktu khusus untuk bersih-bersih pantai tersebut.”

Seperti juga dikatakan oleh Bea Serendy, jika pantai selalu harus dijaga kebersihannya, pantai jadi lebih enak untuk dilihat. Jika lebih enak dilihat, akan semakin banyak turis yang mengunjungi pantai tersebut.

Di bumi ada yang namanya mikroplastik, berukuran kecil dari 5 mm. Jika sampah plastik dibuang ke lautan, ikan-ikan akan memakannya. Jika partikel ini dimakan oleh ikan, berarti manusia akan ikut memakan mikroplastik tersebut melalui ikan laut yang kita konsumsi. Selain itu, sampah-sampah di pesisir pantai dapat menurunkan atau menghancurkan nilai estetika pantai dan menimbulkan kerugian secara sosial ekonomi.

“Kita bisa bantu jaga ekosistem laut agar bersih dan sehat dengan membersihkan sampah yang mengganggu kehidupan di laut. Dengan membersihkan pantai, kita dapat mendata sampah yang mencemari pantai dan mengidentifikasi sampah yang membahayakan lingkungan. Setelah  diidentifikasi, tinggal mencari solusinya agar sampah tidak berserakan lagi di pantai, supaya tidak masuk ke laut”, ungkapnya.

Bea Serendy berhasil mengajak generasi muda Dukuh Putat untuk ikut membersihkan Pantai Krokoh dan Prima Rock View, karena salah satu warga desa di sana adalah sahabat orangtuanya. Bea Serendy minta bantuannya mengajak pemuda-pemudi di sana.

Menurut Bea Serendy, belum banyak orang tahu tentang spot-spot indah yang dimiliki Pantai Krokoh dan Prima Rock View. Akses ke sana yang tidak begitu mudah, malah jadi adventure tersendiri bagi pengunjungnya. Karena itu, Bea Serendy sangat mengajak generasi muda di sana untuk aktif mengenalkan keindahan alam daerahnya pada orang ramai melalui akun media sosial mereka, agar makin ramai pengunjung wisatanya.

Bea Serendy juga mengatakan, “Sekarang, pantai tersebut sudah lebih bersih dari pertama kali aku lihat. Namun, tidak ada jaminan bahwa pantai tersebut tidak akan tercemari lagi. Sebenarnya pantai tersebut adalah salah satu spot yang sangat indah di Jogja, hanya saja masih kurang terawat. Jika pemerintah setempat dapat memberi perhatian lebih, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.”

“Kalau buat aku sendiri, dengan menikmati pantai, aku bisa jadi sangat relax dan rasanya seperti semua masalah yang ada jadi hilang dalam sekejap. Suasana alam memiliki sesuatu yang bikin aku happy. Alam seperti mengerti dengan semua masalahku. Kegiatan outdoor dan adventure membuatku jadi fresh. Aku suka, karena bisa bikin mood-ku naik. Aku tidak tahu apa yang bisa membuat itu terjadi. Mungkin karena aku jadi lupa semua tugas dan hal-hal yang buat aku stress,” sebut Bea Serendy.

Lebih lanjut Bea Serendy mengatakan, “Bumi tidak akan terawat apabila kita tidak merawatnya. Sama seperti diri kita sendiri, tidak akan terawat jika tidak ada yang merawat kita. Kita merawat karena kita mencintai. Kita pun dirawat karena kita dicintai. Mungkin sekarang kita tidak bisa merasakannya, tetapi di dunia ini ada banyak sekali orang yang mencintai kita. Cara orang menunjukkan cinta mereka bisa berbeda, tetapi maksud mereka sama, yaitu mereka hanya ingin yang terbaik untuk kita.”

“Harapanku di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, semoga generasimuda Indonesia saat ini dan masa yang akan datang selalu mencintai bumi, mencintai orang-orang di sekitar, dan juga mencintai diri sendiri. Meskipun mencintai itu tidak mudah, karena banyak pengorbanan dan perjuangan yang harus kita berikan untuk sebuah cinta. Namun, sesusah-susahnya cinta, kita tidak dapat hidup tanpa cinta. Salah satu cara menunjukan cinta adalah dengan berterimakasih. Jika sulit untuk mengatakan cinta, berterimakasihlah kepada mereka, orang-orang yang mengasihimu,” tandasnya.

Laporan : Muhammad Fadhli III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here