Bawa Senpi, Dua Pelaku Begal Ini Diciduk Timsus Gurita Polres Prabumulih

0
307

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Apes dialami dua pemuda asal Desa Suka Cinta, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim ini, yakni Perdiansyah alias Tunggu (19), dan Jauhar alias Juaring (19). Gara-gara kedapatan membawa dan menyimpan senjata api illegal (Senpira) keduanya diciduk Timsus Gurita Polres Prabumulih, pada Minggu (18/02/2018) malam, sekitar pukul 23.00 Wib kemarin.

Guna penyelidikan lebih jauh, kedua pelaku yang belakangan diketahui banyak terlibat tindakan criminal pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal ini langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih, bersama barang bukti senpi milik para pelaku.
Kedua tersangka berhasil ditangkap dalam sebuah Operasi Sikat Musi 2018. Setelah sebelumnya Timsus memperoleh informasi bahwa ada pelaku yang membawa senjata api di seputaran wilayah Jalan pertamina, kelurahan Pangkul, Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Bermodalkan informasi tersebut, selanjutnya petugas langsung melakukan pengintaian dan penyelidikan di sekitar lokasi Jalan Pertamina atau Jalan Nigata. Penantian petugas ini pun membuahkan hasil, karena tak lama kemudian kedua pelaku sedang mengendarai sepeda motor. Dengan sigap petugas langsung melakukan penghadangan. Pada saat akan ditangkap salah satu pelaku bersenpi yakni Perdiansyah harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kanannya.

Tindakan tegas dan terukur Timsus Gurita ini terpaksa dilakukan, karena pada saat akan ditangkap, Perdiansyah melakukan perlawanan yang bisa membahayakan nyawa petugas. Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Satreskrim Polres Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Berdasarkan introgasi pihak kepolisian, Kedua pelaku sering melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di beberapa tempat yang berbeda. Dihadapan pihak kepolisian tersangka Perdiansyah mengaku pernah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) Di desa jambu, kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara enim pada tahun 2014 lalu.

Di tahun 2017 tepatnya bulan 11, dirinya bersama tersangka Jauhari telah melakukan Curas berupa satu unit sepeda motor Beat milik pedagang minuman Yakult di wilayah Jalan Sawit Desa Suka cinta, Kecamatan Sungai rotan, Kabupaten Muara enim.

Sementara tersangka Jauhari juga mengakui kejahatan yang pernah dia lakukan, pada tahun 2016, dirinya melakukan curat berupa satu unit sepeda motor Vega R diwilayah desa modong, Kecamatan Sungai rotan Kabupaten Muara Enim dan di tahun 2014, pelaku pernah melakukan aksi nekat dengan merampok salah satu anggota TNI di wilayah desa jambu kecamatan Gelumbang, kala itu dirinya ditemani tersangka Perdiansyah alias tunggu bin Nuhasan dan tiga orang teman lainya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto, S.H., M.H mengatakan saat ini kedua pelaku berikut barang bukti berupa 1 pucuk senpi laras pendek, 1 butir amunisi, 1 buah kunci T dan
1 bilah senjata tajam telah diamankan di Mapolres Prabumulih.

“Para pelaku merupakan warga asal Desa Suka Cinta, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Saat ini keduannya masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan Introgasi awal, kedua pelaku kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Untuk itu, Kami akan melakukan koordinasi dengan Polsek Sungai Rotan dan Polres Muara Enim,” Ujar AKP Eryadi.

Laporan : Taufik Hidayat
Editor : Donny

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article