Bawa 500 Pil Ekstasi, Kurir Asal Medan Ditangkap

0
372

Sumateranews.co.id, MUSIRAWAS- As (45) pemuda asal Medan Sumatara Utara (Medan) harus mendekam di dinginnya jeruji besi milik BNN Kabupaten Musirawas. Tersangka As merupakan Kurir Narkoba jenis Pil Ekstasi ini tak berkutik diringkus Tim Gabungan (Timgab) Badan Narkotika Nasional (BNN) Mura-Satuan Polisi Brigade Mobil (Sat-Brimob) Den B Pelopor Polda Sumsel, di SPBU Bukit Beton Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan STL Ulu Terawas, Minggu (29/4), sekitar pukul 23.30 WIB.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita 500 butir pil ekstasi berwana merah logo S yang disimpan dan dibungkus  plastik klip dibawah tempat duduk bus yang ditumpangi tersangka.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti lain, seperti empat lembar pecahan seratus ribu, dan 3 buah handphone.

‘’Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada seorang membawa pil ekstasi. Berdasarkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan informasi dari masyarakat tersebut. Kemudian, tim personil Berabtas dari BNN Kabupaten Musirawas berkordinasi dengan personil Brimob Den B Pelopor. Setelah, mendapatkan informasi tersebut, Kepala Detasement (Kaden) AKBP Eko Yudi Karyoto mengelar giat razia tepat berada depan SPBU Bukit Beton di Jalinsum, Kecamatan STL Ulu Terawas,’’ ujar AKBP Eko.

Setiba di lokasi, personel menyebar dan melakukan penggeledahan setiap kendaraan, terutama roda empat yang melintas. Di salah satu bus yang ditumpangi oleh tersangka As (45), petugas mendapati bungkusan plastik klip yang di dalamnya berisi ratusan butir pil berwana merah berlogo S yang diduga kuat Narkoba jenis Ekstasi.

Selanjutnya bersama barang bukti, Tersangka As digelandang ke Kantor BNN Kabupaten Musirawas di Muara Beliti guna mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Ini menindaklanjuti instruksi BNNP Sumsel dan berkoordinasi dengan Kaden Brimob AKBP Eko. Setelah kurang lebih sepekan kita lakukan penyelidikan, kita berhasil menangkap kurir Narkoba dengan 500 butir Ekstasi dari Aceh, yang temukan dari hasil pengeledaan bus yang melintas,” ujar Hendra Amoer, Kepala BNN Mura didamping Kaden B Pelopor Polda Sumsel  Senin (30/4).

Dijelaskannya, menurut pengakuan tersangka, Narkoba jenis Pil Ekstasi hanya titipan orang dan dia hanya mendapat upah untuk mengantarkannya ke tujuan.

“Karena narkoba itu melintasi wilayah kita, maka dipastikan ada juga keterlibatan jaringan pengedar narkoba antarprovinsi, khususnya yang diduga dikendalikan dari Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti,’’ paparnya.

Sesuai tupoksi BNN, lanjutnya, pihaknya menargetkan jaringan. “Dimana, kita sudah memutus satu jaringan. Harapan kami dengan dukungan semua pihak, kita akan ungkap jaringan besar. Tersangka As kita kenakan Pasal 112 pasal 114 ayat jo pasal 113 Undang-undang Narkotika No 35 Tahun 2009,” tukasnya.

Sementara itu, Tersangka AS mengatakan, barang tersebut berasal dari Aceh dan akan diedarkan di Kota Lubuklinggau dan Musirawas. Dan saya mendapatkan uang jalan pertama dikirim sebesar 2 juta, kemudian 1 juta, jadi saya mendapatkan upah uang sebesar 3 juta. Kalau barangnya pil ekstasi sudah sampai ketujuan akan dikirim lagi olehnya.

“Saya baru pertama kali mengantarkan Narkoba jenis Pil Ekstasi. Dan saya mendapatkan upah sebesar 3 juta, kalau barang Narkoba jenis pil ekstasi sampai tujuan akan dikirim lagi. Saat ditanya awak media, dia tersangka AS terpakasa melakukannya karena keadaan,” jawabnya.

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali