Bappeda Muara Enim Gelar Musrenbang dan RKPD 2018-2019

0
352

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM- Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2018-2019. Untuk melakukan pemerataan pembangunan serta pertumbuhan yang berkualitas.

Kepala Bappeda Kabupatan Muara Enim Abdul Najib memaparkan dalam laporannya tentang peningkatan musrenbang dan RKPD Muara Enim. Dimana dalam setiap tahunnya ada peningkatan.

“Untuk peningkatan pembangunan Kabupaten Muara Enim selalu tepat sasaran,” ungkap Najib saat melaporkan dalam acara musrenbang di Ballroom Hotel Grandzury Muara Enim (3/4).

Sementara Bupati Muara Enim Ir. Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya mengatakan,  musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim tahun 2018 ini, merupakan implementasi amanat UU No 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

‘’Karena itu, hal ini sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Untuk Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Muara Enim yang terus meningkat dari tahun ke tahun meningkat 65,02 persen pada tahun 2014 Menjadi 66,71 persen pada tahun 2016 persentase KK teraliri listrik tahun 2017 mencapai 81,60 persen,” papar Bupati.

Ditambahkan Muzakir,  untuk rumah tangga menggunakan air bersih layak mencapai 76,80 persen. Rumah tangga menggunakan sanitasi layak mencapai 75,50 persen.

Tak hanya itu, upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Muara Enim juga cukup berhasil. ‘’Namun kita semua masih perlu berusaha lebih giat lagi, khususnya dalam rangka membantu saudara kita yang masih belum sejahtera untuk lebih sejahtera lagi,” cetus Muzakir.

Untuk diketahui penduduk miskin Kabupaten Muara Enim sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2014 tercatat sebesar 13,76 persen, dan pada tahun 2017 menurun menjadi 13,76 persen dan tingkat pengangguran terbuka tahun 2017 sebesar 3,31 persen, sedangkan tingkat ketimpangan (Gini Ratio) tahun 2017 sebesar 0,33 persen.

Muzakir juga menegaskan bahwa untuk Realisasi Capaian Kinerja Keuangan Kabupaten Muara Enim tahun 2017 sebesar 90,56 persen, dengan realisasi capaian ouput sebesar 95,51 persen dari 431 program dan 2.169 kegiatan.

“Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Muara Enim tahun 2016 sebesar 5,24 persen atas dasar harga berlaku. Dan PDRB Kabupaten Muara Enim tercatat mencapai 42,63 triliun rupiah atas dasar harga berlaku 32,89 triliun rupiah atas dasar harga konstan, dengan PDRB per kapita mencapai 69,93 juta rupiah dengan migas dan 63,02 juta rupiah tanpa migas,” ungkapnya.

Untuk itu, kinerja yang telah dicapai hingga saat ini kiranya dapat bersama-sama dipertahankan dan berusaha untuk lebih ditingkatkan di masa mendatang. Tentunya semua ini harus diawali dengan melakukan penyusunan perencanaan pembangunan yang aspiratif dan partisipatif dengan melalui musrenbang kabupaten ini.

Bupati juga berharap,  semoga berhasilan ini dapat menjadi motivasi dan contoh bagi perangkat daerah lain. ‘’Dan mari bersama-sama membangun Bumi Serasan Sekundang yang kita cintai ini,’’ tandas Muzakir.

Hadir pada acara tersebut selain Bupati juga Sekretaris daerah Kabupaten Muara Enim Ir. Hasanudin, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan,  perwakilan dari kepolisian Resor Muara Enim, perwakilan Kodim Muara Enim serta seluruh instansi Kabupaten Muara Enim, dan para narasumber Provinsi Sumatera Selatan. (Adv/Deka Saputra)

Editor/Posting     : Imam Ghazali