BAPETEN Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Paparan Radiasi Nuklir di Laut Cina Selatan

22
Foto Ilustrasi.

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Menyusul adanya informasi yang berasal dari media on-line, yang menyatakan bahwa telah terjadi ledakan di kedalaman 50 m di bawah permukaan laut di Laut Cina Selatan yang diindikasikan memancarkan radiasi nuklir, BAPETEN (Badan Pengawasan Tenaga Nuklir) telah mencermati informasi tersebut dengan seksama, walaupun informasi tersebut belum terkonfirmasi validitasnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Hukum, Kerjasama dan Komunikasi Publik BAPETEN, Indra Gunawan. Menurut Indra, pihaknya telah melakukan pengukuran radioaktivitas lingkungan menggunakan peralatan monitor radiasi lingkungan (RDMS) yang telah terpasang di Tanjung Pinang, Tarakan, dan Gorontalo.

“Hasil pengukuran paparan radiasi di lingkungan saat ini (17.00 WIB) di tiga titik pengukuran tersebut tidak menunjukkan kenaikan laju dosis yang signifikan dibandingkan dengan laju dosis alamiah,” sebut Indra Gunawan didampingi Kabag Komunikasi Publik dan Protokol, Abdul Qohhar saat menyampaikan siaran persnya, belum lama ini.

Dia tambahkan, berdasarkan dua sistem informasi yang dikelola oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) tentang sistem pelaporan kejadian dan keadaan darurat (USIE) tidak ada pelaporan terkait kejadian ledakan di Laut China Selatan, dan Sistem Informasi Pemantauan Radiasi Internasional (IRMIS) tidak menunjukkan informasi adanya peningkatan paparan yang signifikan.

“Saat ini kita masih tetap melakukan monitoring paparan radiasi lingkungan secara cermat dan tetap siaga untuk mengantisipasi informasi tersebut. Kita juga berkoordinasi dengan BMKG terkait pemantauan aktifitas seismik di stasiun CTBT-BMKG,” ucapnya.

Terakhir dalam siaran persnya, BAPETEN mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak benar terkait berita paparan radiasi nuklir di Laut Cina Selatan yang berdampak di Indonesia.

Sumber : Kepala Biro Hukum, Kerja Sama dan Komunikasi Publik

Editor    : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here