Bantuan BLT DD Tidak Merata, Warga Lawang Wetan Geruduk Balai Desa

81
Tanzarni Camat Lawang Wetan saat menenangkan warga.

Sumateranews.co.id, MUBA – Program bantuan sosial langsung tunai yang digelontorkan pemerintah pusat dan daerah bertujuan mengurangi beban hidup masyarakat akibat terdampak Covid-19. Namun sayangnya, diberbagai daerah saat realisasi dana tersebut dikucurkan timbul gejolak di tengah-tengah masyarakat.

Berbagai persoalan terjadinya gesekan antara masyarakat dengan pemerintah desa mayoritas dikarenakan pembagian bantuan yang dianggap tidak merata dan penerima bantuan terkesan tebang pilih, juga terjadinya pemotongan bantuan oleh oknum aparat desa.

Seperti yang terjadi di Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Pelaksanaan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap II di gedung Balai Desa Ulak Paceh, Jum’at (29/05/2020) terjadi keributan setelah puluhan warga datang saat proses pembagian bantuan tengah berlangsung.

Merasa kesal karena tidak mendapatkan bantuan,tanpa di komandoi wargapun langsung menyeret papan nama penerima bantuan dan kursi serta berteriak minta pembagian harus merata.

Untung saja, keributan tidak berlangsung lama setelah aparat keamanan dari Polsek dan Koramil serta Camat Lawang Wetan yang mengawal proses pembagian dapat menenangkan warga.

Dihadapan Camat, Erna menyampaikan kekesalannya terhadap kebijakan pemerintah Desa yang dianggap kurang adil dalam menentukan nama-nama masyarakat penerima BLT DD.

Menurutnya, semua orang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19 dan seharusnya juga penerima bantuan harus merata jangan ada tebang pilih.

Sambil menunjuk ke papan nama, Erna berteriak bahwa bantuan juga mengucur ke oknum aparat desa dan warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya.

“Kami semua merasa kesal terhadap kebijakan pemerintah Desa karena pemberian BLT DD tidak merata dan ada oknum aparat desa juga masyarakat penerima bantuan sosial lainnya mendapatkan bantuan. Inilah bentuk ketidak adilan yang kami sampaikan,” ujar Erna.

Sementara itu, Tanzarni Camat Lawang Wetan meminta masyarakat yang belum menerima bantuan untuk bersabar semua ada proses yang harus dilakukan dalam menentukan nama penerima bantuan. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan saran kepada pemerintah Desa agar bantuan kepada masyarakat harus selektif dan benar-benar menyasar warga kurang mampu.

Laporan : Hasbullah Anwar III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here