Bangunan PDAM di Pulau Banyak Aceh Singkil Tidak Berfungsi

38

Sumateranews.co.id, ACEH SINGKIL – Bangunan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) di Kecamatan Pulau Banyak tepatnya di Desa Pulau Balai (Mato Ai), kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, sebagaimana terpantau, Senin (4/11/2019). Padahal bangunan itu menghabiskan dana hingga miliaran rupiah.

Berdasarkan data yang ada, PDAM tersebut dibangun pada tahun 2017 yang lalu. Tujuan pembangunanya untuk mengalirkan air bersih ke setiap rumah penduduk di kecamatan tersebut.

Namun saat ini, kondisi bangunan PDAM tersebut sangat memprihatinkan. Menurut penuturan salah seorang penduduk setempat yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan, bangunan PDAM tersebut seperti tak terurus.

“Kondisinya saat ini dibiarkan ditumbuhi semak belukar. Padahal keberadaanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai sentral air bersih bagi warga kepulauan,” ucapnya.

Dia menambahkan, kini tumbuhan sudah mulai menggerogoti bangunan permanen tersebut. “Air di kolamnya pun sudah dipenuhi lumut. Apalagi di segi perawatan nampak tidak ada. Sedangkan dana yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut sudah miliaran dan bahkan sampai sekarang tak berfungsi,” tuturnya.

Sambungnya, sudah ada dua kali pemasangan pipa selama PDAM itu dibangun. Namun karena terhenti-henti, maka mengakibatkan banyak pipa yang rusak.

“Kami berharap agar pembangunannya cepat diselesaikan dan difungsikan. Agar kami di daerah kepulauan tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air minum isi ulang dari daratan,” keluhnya.

“Saat ini kami masyarakat kepulauan harus membeli air isi ulang dari daratan. Dan itu menjadi bahan kebutuhan mendasar. Dengan bajet yang tak sedikit,” tutupnya.

Laporan : Ramail

Editor.    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here