Bandar Narkoba Lintas Sumatera-Medan-Pali Ditembak Mati, 1 Ditangkap, 1 Melarikan Diri

0
605

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Selama tiga tahun menjadi bandar narkotika jenis sabu di Kabupaten Pali, akhirnya Herianto (40) tewas terkena peluru panas lantaran ingin merebut senjata petugas saat akan diamankan.

Penangkapan berdasarkan adanya informasi bahwa di Kabupaten Pali ada sekelompok bandar sabu yang jumlahnya cukup besar. Hal ini dikatakan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain didampingi oleh Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Parman saat konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, sekitar pukul 21.00 WIB Kamis (06/09/2018) malam.

“Kita mendapat informasi bahwa di sana banyak narkoba jenis sabu. Menindaklanjuti laporan tersebut lalu anggota kita melakukan undercober buy dengan mereka. Sehingga didapatilah barang bukti sebanyak 2 kilogram sabu,” jelas Jendral berbintang dua itu.

Menurut Zulkarnain, saat melakukan Undercover Buy, di Jalan Raya Desa Air Hitam Kecamatan Penukal Kabupaten Pali sekitar pukul 13.07 WIB setidaknya ada tiga tersangka yang datang yaitu, Didi Karmadi, Herianto, dan Rijal. Semuanya merupakan warga Desa Air Hitam itu sendiri.

Saat undercover tersangka Herianto sempat ingin mengambil senjata petugas sehingga petugas lainnya menembak tangan bagian kiri, lalu Heri pun berlari dan ditembak lagi bagian punggung. Namun, tembakan itu pun tidak memberikan efek jera Heri pun tetap berlari sehingga petugas menembak lagi akhirnya tembus ke dada sehingga meninggal dunia. Sedangkan tersangka Didi berlari ke kebun karet sehingga dirinya dilumpuhkan dengan tertembak di bagian bokong.

“Tersangka Rijal berhasil melarikan diri karena dia sudah tahu kalau yang memesan itu anggota polisi, jadi untuk Rijal diharapkan lebih baik untuk menyerahkan diri secara baik-baik. Janji kami akan sikat terus. Dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasinya,” jelas Zulkarnain.

Di samping itu, tersangka Didi mengatakan jika mereka menjual barang haram tersebut sejak 3 tahun yang lalu.

“Sudah tiga tahun, dalam 3 bulan kami bisa menjual 5 kilogram. Saya tidak tahu Heri pesan dari mana, kemarin pesan 5 kilo tiga kilonya sudah terjual,” ungkapnya.

Barang yang diamankan selain kedua tersangka petugas menyita barang bukti 2 bungkus sabu, tiga unit hp, dan satu struk bukti teransaksi BANK BRI dengan jumlah uang Rp. 285.000.000.

Laporan          : Yudi
Editor/Posting : Imam Ghazali