Awasi Dana Desa, PMD dan Polres OI Teken MoU

0
353

Sumateranews.co.id, INDRALAYA  – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Ogan Ilir melakukan Penandatanganan MoU dengan Polres  Ogan Ilir soal pengawasan Dana Desa. Hadir dalam acara MoU antara lain, Sekretaris Daerah Kabupaten OI H. Herman SH MM, Kapolres OI AKBP Arif Rifai SIK, Wakapolres Kompol Janton Silaban SIK, Kasat Binmas OI, Kasat Reskrim, para Kapolsek se-Kabupaten Ogan Ilir, Camat se-Kabupaten OI, Kepala Bank Sumsel Babel, dan para undangan lainnya.

Adapun 16 kecamatan Ogan Ilir yang masuk dalam keamanan wilayah Polres OI adalah Kecamatan Indralaya, Indralaya Utara, Indralaya Selatan, Tanjung Raja, Sungai Pinang, Kandis, Rantau Alai, Lubuk Keliat, Muaro Kuang, Rambang Kuang, Payaraman, Tanjung Batu, Rantau Panjang, Pemulutan Selatan, Pemulutan Barat, dan Kecamatanan Pemulutan dengan total 241 desa.

Penandatanganan MoU itu dilakukan, karena sudah dicanangkan Presiden RI melalui Kementerian Desa, terkait Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan Kepolisian RI soal pengawasan dan penggunaan dana desa.

“MoU  ini kita lakukan agar kita sama sama mengawal serapan dana desa yang terserap,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, penegak hukum seperti aparat kepolisian juga dilibatkan dalam pengamanan soal Dana Desa. “Polisi dilibatkan dalam pengawalan, agar dana desa tepat sasaran, tepat guna, maka perlu ada pendampingan dan pengawasan,” tegasnya.

Secara teknis, menurut  Kapolres, aparat akan mendampingi kepala desa agar ada pengawasan dalam penggunaan dana desa. Tetapi untuk pengawasan yang dilakukan polisi tidak pada semua aspek. Misalnya, hanya sebatas pengawasan fisik pembangunan yang menggunakan dana desa.

“Polisi hanya mendampingi bukan tugas yang ikut audit, kami lakukan pengawasan fisik. Hanya sebatas mendampingi kepala desa yang punya program,” jelasnya, Rabu (8/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Ogan Ilir,  Samrowi, SSos M.Si, menyebutkan, untuk memberikan keterlibatkan masyarakat, maka dana desa ini akan dilombakan, misalnya satu desa satu produk dengan tema DD Award.

Kepala Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir juga menjelaskan, dengan adanya MoU ini semua dana desa yang akan diserap nanti bisa disalurkan dengan semestinya.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting    : Imam Ghazali