Awas! Pencurian BBM Solar Industri dengan Modus Kencing Masih Beraksi

657

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Pencurian BBM jenis solar dengan modus “kencing“ hingga kini masih saja terjadi.

Salah satunya sebagaimana yang diduga telah dilakukan sopir mobil tanki PT Lau Linggau. Ironisnya, disinyalir pemandangan mencuri minyak solar itu dengan istilah kencing ini saban hari terjadi. Tepatnya di wilayah Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di depan Gardu Induk PLN.

“Di jalan ini Pak, setiap hari, jika para sopir tanki yang diduga milik PT Lau Linggau hendak mengantar minyak industri Pertamina ke salah satu perusahaan di beberapa wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Muratara, selalu mampir dulu ke gudang ini. Bukan satu tanki saja, tapi banyak tanki yang masuk ke gudang yang berdinding dengan seng tersebut,” kata Hd (40), salah satu pengendara yang melintas di tempat gudang tersebut, Selasa (10/9/2019).

Karena itu, HD berharap, agar pihak Pertamina Lubuklinggau bisa mengawasi mobil tanki industri yang bertulis PT Lau Linggau, apalagi bahan bakar yang dibawa berjenis solar, sekarang mengalami kelangkaan hingga menyebabkan antrean panjang di SPBU.

Berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran sejumlah wartawan Kota Lubuklinggau, berhasil direkam kondisi dalam gudang dan mobil PT Lau Linggau keluar masuk.

Setiap mobil keluar dari gudang induk menuju depot Pertamina kemudian setelah melakukan pengisian BBM jenis solar di depot Pertamina, para sopir mobil tangki jenis solar milik PT Lau Linggau tersebut bukannya langsung mengantar langsung ke Perusahaan, tapi para sopir mobil tangki PT. Lau Linggau mampir di gudang tempat penampungan minyak yang diduga secara ilegal di depan Gardu Induk PLN di Jalan Lingkar Utara di Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Gudang yang dimaksud itu tampak dijaga beberapa orang.

Laporan          : Shandy April

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here