Awal 2018 Gardu Induk Dibangun, Muratara Bakal Terang Benderang

0
272
Teks foto: Bupati Muratara, H. Syarif Hidayat didampingi Kabag Tapem, Firdaus menyerahkan sertifikat tanah kepada Manager Hukum Komunikasi dan Pertanahan PT PLN, I Ketut Darpa, Kamis (14/12). (foto: donna)

Sumateranews.co.id, MURATARA- Bupati Musi Rawas Utara,  H. Syarif Hidayat menyerahkan hibah barang inventaris (tanah)  milik Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara kepada PT.  PLN (Persero)  Unit Induk Pembangunan Sumatera Selatan, yang diwakili Manager Hukum Komunikasi dan Pertanahan,   I Ketut Darpa di Kantor Bupati Muratara, Kamis (14/12).

Acara pemberian tersebut dihadiri Sekretaris Daerah,  H.  Abdullah Makcik didampingi Kabag Tapem,  Firdaus. Penyerahan sertifikat tanah dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kedua institusi dan dibuat dalam rangkap dua.

Menurut Firdaus, dasar berita acara serah terima barang inventaris berupa tanah tersebut yakni naskah perjanjian hibah antara Pemkab Muratara dan PT PLN (Persero)  Unit Pembangunan Sumatera Bagian Selatan tentang hibah barang inventaris tanah milik Pemkab Muratara kepada PT PLN Unit Pembangunan Sumatera Bagian Selatan Nomor: 028/082/V/BKD/2017.

“Luas tanah tersebut 3.39 hektar bertempat di Desa Lubuk Rumbay Baru, telah bersertifikat hak milik nomor 04010007018040000020,” jelas Firdaus kepada awak media.

Dapat diharapkan untuk pembangunan Gardu Induk untuk segera dibangun di awal tahun 2018. sehingga kedepannya kebutuhan listrik di 82 desa dan 7 kelurahan di Muratara akan terpenuhi,  ini merupakan bentuk kerja nyata  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara untuk rakyatnya.

“Kita terima kasih kepada semua pihak terutama masyarakat, harapan kedepannya kita Kabupaten Muratara menjadi terang benderang,” tandas Firdaus.

Sementara itu Bupati Musi Rawas Utara,  H Syarif Hidayat mengatakan bahwa dengan telah diserahterimakan sertifikat tanah untuk gardu induk ini,  artinya pembangunan gardu induk akan segera dibangun di tahun 2018 ini. Apalagi pihak PT PLN Persero menyatakan akan melaksanakan peletakan batu pertama awal tahun 2018 ini. “Insya Allah sesuai dengan harapan kita semua dalam memenuhi kebutuhan dasar di Kabupaten Muratara, mewujudkan Muratara bangkit yang sesungguhnya,” kata H.  Syarif Hidayat.

Teknisnya selesai pembangunan GI jaringan listrik akan dialiri melalui GI di Sorolangun Jambi. Sebab beban listrik melalui GI Lubuklinggau  sudah maksimal.

Orang nomer satu di Bumi Beselang Serundingan ini menyatakan dengan adanya GI ini tentunya perekonomian di Kabupaten Muratara akan lebih meningkat lagi kedepannya.

“Para investor pun akan berdatangan ke Kabupaten Muratara,  yakni perhotelan, perbankan, akan tumbuh dengan sendirinya,” pungkasnya.

Laporan            : Donna Apriliansyah

Editor/Posting   : Imam Ghazali