Askolani, Sang Pejuang Sejak Muda

0
247

BAGI kalangan aktivis, nama Askolani yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Banyuasin sudah tak asing lagi. Sebab sejak di bangku kuliah tahun 90-an, dia adalah pejuang dan aktivis muda nonpartai di Musi Banyuasin yang saat itu belum dimekarkan menjadi Kabupaten Banyuasin seperti sekarang ini.

Saya sendiri mengenal Askolani secara tak sengaja karena sedang meliput berita di Muba. Saat itu saya masih tercatat sebagai wartawan Sumatera Ekspres. Ketika demo digelar oleh Askolani cs, saya tertegun, perjuangan itu murni untuk rakyat. Lambat laun, pemekaran kabupaten pun terjelma. Akhirnya Askolani bergabung ke PDIP Banyuasin hingga menjabat Wakil Ketua DPRD seperti sekarang.

Kini Askolani bukan pejuang jalanan lagi, tapi pejuang politik di bawah bendera PDIP. Duetnya bersama Selamet S adalah pasangan serasi. Kolaborasi tokoh muda yang berani, tegas, jujur, dan bermartabat bersama tokoh tua yang dikenal arif dan bijaksana, tentu akan membawa perubahan yang signifikan terhadap Kabupaten Banyuasin nantinya.

Bagi masyarakat desa yang amat menginginkan perubahan dan kemajuan serta kemakmuran, maka tentu akan memilih pasangan Askolani-Selamet. Namun demikian, karena ini adalah pilkada, terkadang banyak pertimbangan dan banyak juga pilihan. Semuanya bergantung pada nurani. Jika nurani berlandaskan pada kenyataan dan kejujuran, maka adalah harga mati bagi rakyat Banyuasin untuk mencoblos Askolani-Selamet.

Pengirim: Imam, rekan lama Askolani di Palembang.

 

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article