Askolani Halal Bihalal dan Bantu Warga

0
197

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Dalam Nuansa Lebaran Idul Fitri, Wakil Ketua DPRD Banyuasin H. Askolani Jasi SH MH bersama anggota DPRD Jupriadi dari Fraksi PDI Perjuangan, menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Taja Raya I Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Kunjungannya bersama rombongan ini, Askolani Shalat Jumat di Masjid Al-Muhajirin Desa setempat.
Usai Jumatan dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal Bersama jema’ah. Dalam kesempatan itu, Askolani yang juga salah satu calon kuat Bupati Banyuasin itu memberikan bantuan berupa 1 unit kursi roda dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin kepada Imam Mashudi (75) warga setempat yang diterima langsung oleh Kepala Desa Ardiansyah, serta memberikan bantuan dana sebesar Rp 3 juta kepada Ketua Masjid Candra Tono, untuk pembuatan pembatas shalat antara makmum laki-laki dan makmum perempuan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Banyuasin mengatakan, atas nama keluarga besar DPRD Banyuasin menyampaikan permohonan maaf baik secara lahir maupun batin.
“Berhubung kami tidak sempat untuk bersilaturahmi datang ke rumah-rumah, di kesempatan Halal Bihalal dalam nuasa Ramadhan, saya atas nama DPRD Banyuasin dan Ketua DPC PDIP Banyuasin mengucapkan minal aidin walfa izin, mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh lapisan masyarakat Desa Taja Raya I dan sekitarnya,’’ ujarnya Jumat (30/6).
Dikatakannya tanpa doa dan dukungan dari masyarakat tidak mungkin PDI P mendapatkan suara sebanyak 7 kursi di Banyuasin saat ini. Oleh sebab itu tidak ada yang tidak mungkin, ke depan dirinya meminta pada masyarakat untuk mendukung dirinya sebagai Bupati Banyuasin periode 2018-2023.
“Saya meminta doa dan dukungan masyarakat Tajaraya I, II, dan Taja Indah yang sudah mengantarkan kami ke DPRD Banyuasin, hendaknya di 2018-2023 dapat pula membawa kami menjadi Bupati Banyuasin. Mendukung atau tidak itu menjadi hak kita semua yang terpenting sudah saya katakana,” cetusnya.
Berkaitan dengan pembangunan daerah Banyuasin, beliau juga mengatakan kalau soal jalan yang rusak kedepan akan maenjadi prioritas utama terutama jalan poros dari simpang Pancur hingga desa Tanjung Pasir Kecamatan Rantau Bayur.
“Selama ini bukannya kami tidak mau membangun ataupun tidak menanggapi apa yang telah diusulkan oleh masyarakat tentang buruknya jalan poros kita ini. Akan tetapi semua itu disebabkan atas ketidakberdayaan Kabupaten Banyuasin yang mengemban hutang yang begitu besar hingga mencapai Rp 172 Milyar dari musibah OTT oleh KPK terhadap Bupati yang lama beberapa waktu lalu,” jelasnya.
“Insya Allah apabila hutang Kabupaten Banyuasin sudah terbayarkan kita akan segera membangun jalan poros yang menjadi harapan kita semua. Saya bersama Plt Bupati Banyuasin, saat ini tengah berusaha keras untuk secepatnya melunasi hutang-hutang tersebut, dan Insya Allah di bulan Agustus hutang kita yang tersisa 30% akan terlunaskan, barulah kita dapat melakukan dan meneruskan pembangunan yang ada di Banyuasin,” pungkasnya.

Laporan : Al Dafid
Editor : Imam Ghazali
Posting : Syarif