Api Lalap Gudang Penyimpangan Alat Elektronik Bekas

0
180

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Sebuah bangunan gudang penyimpanan peralatan elektonik bekas milik Tri Putra (36), warga Jalan Bukit Lebar Rt 5 Rw 3 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan, pada Kamis pagi (24/08) sekitar pukul 10.30 WIB, ludes dilalap api. Belum diketahui penyebab sumber api, namun menurut pemilik gudang di sekitar lokasi kejadian tidak ada aliran listrik.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah peralatan elektronik bekas seperti AC, kulkas, TV, pompa air serta peralatan elektronik lainnya tidak berhasil diselamatkan dan ikut ludes terbakar. Dari pantauan, api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam dari HSSE Pertamina EP Asset 2 dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Prabumulih datang ke lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta. Kasus terbakarnya gudang penyimpanan peralatan elektronik bekas saat ini sudah ditangani pihak Polres Prabumulih.

Menurut saksi mata, Husbanul Jamil mengatakan kebakaran yang melanda bangunan semi permanen berukuran 5 x 3 meter tersebut terjadi begitu cepat. Api pun sudah melahap hampir seluruh bangunan gudang. “Saya tadinya lagi bersih-bersih rumah. Terus ada warga yang teriak-teriak kebakaran. Begitu sampai di tempat kejadian, saya lihat api sudah besar dan nyaris menyebar ke rumah korban,” ujar Husbanul, yang juga menjabat Ketua RW 03 saat dibincangi di tempat kejadian. Husbanul menjelaskan melihat api yang besar, sejumlah warga langsung berupaya memadamkan. Tetapi karena sedang jam kerja, warga yang ikut memadamkan api pun sedikit. “Saya langsung menelepon pemadam kebakaran dari Pertamina dan pemkot. Baru api bisa dipadamkan,” katanya.

Ayah Tri Putra, Suhaimi (59) mengatakan kejadian kebakaran yang menimpa gudang anaknya itu baru diketahuinya setelah dikabari sejumlah warga. “Saya langsung ke sini. Anak saya kebetulan sedang pergi,” ungkapnya. Suhaimi menjelaskan, gudang tersebut merupakan gudang alat elektronik bekas yang dimiliki anaknya. “Jadi anak saya kalau dapat barang elektronik rusak disimpan disitu. Terus, kalau tempat servisnya ada di lorong depan rumah ini. Kalau di gudang itu tidak ada listriknya,” jelasnya seraya menuturkan tidak mengetahui persis penyebab kebakaran.
Laporan : Donni
Posting : Andre