APH-Pemerintah Ajak Ormas Islam Jaga Keamanan

0
155

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Peran organisasi massa (ormas) Islam dan ormas lainnya kini tak hanya berperan sebagai lembaga pencerahan dan wadah komunikasi anggota ormas itu sendiri. Namun juga ikut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dan ketertiban masyarakat. Hal itu diungkapkan dalam pertemuan seluruh tokoh agama se-kota Prabumulih dengan tiga Instansi yang ada di wilayah kota Prabumulih diantaranya Kejaksaan, Kepolisian dan Kesbang Linmas Pemkot Prabumulih, Kamis (28/09).
Pertemuan yang digelar di Gedung Islamic Senter tepatnya di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prabumulih berlokasi di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu merupakan metode sosialisasi yang memudahkan pemahaman tentang empat pilar yang meliputi UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dinilai sangat penting diberikan.
“Yang kita sampaikan kepada ormas-ormas tadi terkait soal penyampaian pendapat di muka umum, lalu kita sampaikan tentang aturan hukum dan potensi konflik,” ungkap Kasat Intel Polres Prabumulih, AKP Adi Sapril HS yang hadir sebagai salah satu narasumber dalam pertemuan tersebut.
Adi menyebutkan melalui kerjasama Polres-Kejaksaan Prabumulih dan ormas diharapkan bisa mengurangi laporan yang ada di masyarakat. “Sebetulnya misi polisi dan ulama banyak sekali kesamaan, sedikit sekali perbedaan. Jadi, sama-sama ingin memberikan pembinaan terhadap umat dan warga bangsa,” ujarnya.
Tak hanya itu, sambung Adi, pihak Polres Prabumulih juga mengimbau serta menyarankan kepada seluruh ormas Islam agar dapat turun serta bersama-sama menciptakan dan menjaga Kamtibmas.
“Dengan pertemuan ini kita berharap kepada yang hadir tadi yaitu seluruh ormas Islam se-kota Prbumulih ini dapat menjalankan peransertanya dengan baik dan hadir di masyarat bukan sebagai provokasi tapi sebagai penyejuk setiap dalam menyelesaian permasalah dengan tidak terlepas dari aturan hukum yang ada,” terangnya.
Mantan Kasat Intelkam Polres Ogan Komering Ulu Timur ini lebih lanjut menyampaikan, tantangan polisi dan ulama kedepan adalah memelihara kesatuan masyarakat. keduanya pun berkewajiban menentramkan suasana bila tengah terjadi gejolak. Terlebih lagi Pilkada serentak sudah di depan mata sehingga mengantisipasi konflik masyarakat yang akan timbul.
“Hingga kita semua harus memerlukan kesadaran kebangsaan dan para ulama serta ormas-ormas yang ada diminta juga untuk ikut bersama-sama menciptakan suasana ketenangan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prabumulih, H Ali Aman Sag menuturkan, kegiatan pertemuan tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar pihaknya setiap satu bulannya. “Iya betul ini merupakan kegiatan rutin MUI setiap bulannya menggelar pertemuan bersama seluruh ormas Islam dengan pihak kejaksaan, kepolisian serta pemerintah dalam hal ini pihak kesbang Linmas,” tuturnya.
Dikatakan Ali Aman, sejumlah ormas Islam yang hadir dalam pertemuan itu kemarin ada sebanyak 14 Ormas Islam diantaranya, pihaknya sendiri yakni MUI, Nahdatul ulama (NU), Muhammadiyah, Dewan Majelis Indonesia (DMI), Badan Kominikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI), Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII), Persatuan Umat Islam (PUI), Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Aisyiyah, Salimah, Muslimat, Forum Komunikasi Antar Masjid (FKAM), Forum Bersama Irmas (FBI) dan Forum Masyarakat Peduli Islam Sejahtera (FMPIS).
“Untuk ormas yang hadir tadi Alhamdulillah semua ormas se-kota Prabumulih ini ada sebanyak 14 ormas semuanya hadir. Namun mulai hari ini ormas Islam di Prabumulih sudah bertambah satu lagi yaitu Assosiasi Nasyid Nusantara (ANN) dan tadi mereka memberikan laporannya ke kita sebagai ormas baru di Prabumulih ini,” tukasnya.
Laporan : Donni
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article