Antisipasi Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Perketat Razia Sel Napi

0
259

sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Pasca terbongkarnya jaringan sindikat antar provinsi di wilayah Prabumulih beberapa waktu lalu oleh BNN Pusat, yang diduga dikendalikan oleh seorang narapidana Rutan Merah Mata membuat pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih memperketat razia sel penghuninya (napi, red).

“Kita bakal meningkatkan sistem control atau pengawasan secara intensif kepada para petugas rutan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan juga kepada para pengunjung rutan,” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB, Ronaldo Davinci Talesa AMd IP SH, baru-baru ini.
Salah satunya menurut Ronaldo, pihaknya secara rutin setiap minggunya akan menggelar razia barang terlarang seperti handpone, ipad atau walkman, kamera serta peredaran barang terlarang lainnya di dalam Rutan.

“Selama ini kalo razia kita tidak pernah menemukan narkoba. Tetapi biasanya memang napi narkoba itu biasanya mengendalikan peredaran narkoba dari rutan, dilakukan melalui handpone atau rapat menyusun strategi saat menerima kunjungan tamu di rutan,” sebutnya ketika diwawancarai diruang kerjanya akhir pekan kemarin.

Disamping itu, lanjut Ronaldo, untuk menghindari adanya oknum anggota rutan yang mencoba ikut bermain, dirinya meminta dan menghimbau kepada anggotanya untuk tidak terlibat pelanggaran dinas yang dapat merugikan nama baik lembaga.
“Setiap apel pergantian regu kita selalu menyampaikan kepada petugas untuk tidak melakukan pelanggaran. Selain itu, kita juga menyebarkan edaran instruksi tertulis berisi himbauan kepada petugas lapas yang intinya untuk menjaga dan meningkatkan profesionalitas kinerja para anggota,” terangnya.

Sementara terkait untuk pengamanan rutan selama perayaan hari raya Idul Fitri nanti, dijelaskan Ronaldo pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polres maupun TNI dalam pengamanannya.

Hal itu dilakukan, sambungnya, karena saat lebaran kunjungan keluarga WBP ke rutan biasanya akan mengalami kenaikan yang cukup tinggi. “Nanti akan ada bantuan personil dari Polres 1 regu dan TNI 1 regu, dari petugas rutannya sendiri dibagi sistem bergantian (shift),” tukasnya.

Laporan : Bobby Alexander
Editor : Donny