HeadlineKasus & PeristiwaNusantaraSumatera Utara

Andika kembali Datangi Polda Sumut, Pertanyakan Kasus Dugaan Penipuan Kakak Iparnya

MEDAN – Andika Johanes Manurung SH, pada Senin siang (19/2/2024), sekitar pukul 14.00 WIB, mendatangi Unit Dit Krimum Polda Sumut.

Terungkap, kedatangan Andika ini untuk melanjutkan pemeriksaan laporannya terkait dugaan penggelapan yang dilakukan oleh pria berinsinial APT yang merupakan abang iparnya sendiri, dan tak lain adalah anak kandung dari oknum Mantan Bupati Tobasa. Dalam laporannya itu, APT diduga melakukan penggelapan terhadap satu unit mobil merek Toyota Innova warna abu metalik pada tahun 2022 lalu.

Dikatakan Andika, dirinya sudah melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polda Sumut dengan nomor laporan STTLP/2276/B/XII/2022/SPKT/ POLDA SUMUT.

“Sudah saya laporkan pada tanggal 29 Desember 2022 yang lalu, penyidiknya di Unit Krimum Polda Sumut, hari ini saya datang ke Polda Sumut untuk menanyakan perkembangan laporan saya,” ujarnya, saat berada di depan Dit Krimum Polda Sumut

Andika juga sangat berharap penyidik segera memproses laporanya agar terlapor mempertanggung jawabkan perbuatannya

“Saya ingin segera diperiksa terlapor dan adanya penetapan tersangka, laporan saya sudah menjelang dua tahun, memang dia abang kandung/Lae saya, cuma saya tidak terima saya ditipunya terang terangan seperti ini,” ucap dia.

Menurut dia, modus pelaku melakukan dugaan penipuan, berawal ketika dia melakukan kredit dengan menggunakan nama pelapor, dan dia (terlapor) hanya sanggup membayar cicilan selama 20 kali.

“Akan tetapi setelah itu saya yang melanjutkan cicilan mobil tersebut sampai dengan lunas ke jasa pembiayaan kredit mobil. Namun setelah lunas saya melakukan penagihan kepada terlapor akan tetapi terlapor berdalih bahwa mobil tersebut merupakan miliknya. padahal pada waktu dia melakukan kredit dan sempat sempat menunggak saya terpaksa melakukan pembayaran dikarenakan ada laporan terhadap saya dan saya khawatir terhadap nama baik saya, makanya saya lakukan pembayaran,” katanya.

Masih kata Andika, bahwa pelaku sudah tahu yang membayar angsuran mobilnya tersebut adalah dirinya. “Tetapi anehnya dia cuma mau membayar senilai Rp 20.000.000, padahal saya membayar cicilan mobil tersebut totalnya sampai dengan Rp 125.000.000 kepada leasing,” ucap dia

“Maka dari itu saya laporkan dia kasus dugaan penggelapan, saya harap segera ditangkap pelakunya,” tegas dia.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Sony W Siregar, saat di konfirmasi Senin, 19 Februari 2024 menjelaskan akan mengecek hal tersebut.

“Siap..kita coba konfirm ke reskrimum ya,” tulisnya singkat. (Leodepari)

Editor: Donni

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button