AMP PT. WASKITA PRECAST BELUM MILIKI IZIN AMDAL

0
417
Teks foto: Kondisi tempat pengolahan bahan material yang dikelola oleh AMP PT.Waskita Precast Beton dan PT.Keraton di Jalan Jendral Yusuf Singedekane Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kota Kayuagung Kab.OKI (foto: ali)

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG-
Asphalt Mixing Plan (AMP) PT. Waskita Precast Beton dan PT. Keraton selaku supplier material Tol Kayuagung-Pematang Panggang seksi III dan IV yang beroperasi di Jalan Lintas Timur Kayuagung tepatnya di samping Rumah Makan Alam Agung Kayuahung atau di Jalan Jendral Yusuf Singdekane Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kota Kayuagung Kab.OKI diduga tidak memiliki izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dari pemerintah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab.OKI Drs H Alamsyah saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau AMP yang berada di Jalan Yusuf Singedekane   Kayuagung tidak memiliki izin Amdal.

“Untuk AMP yang berlokasi di samping Rumah Makan Alam Agung (di Jalan Singedekane, red) sampai saat ini belum mengajukan izin lingkungan, terima kasih,” terangnya menjawab chat Whatsapp dari rekan wartawan, Jumat (29/12/2017).

Disinggung mengenai izin Amdal PT. Waskita Precast PPKA Kayuagung yang berada di Jalan Sepucuk Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung, Alamsyah menanggapinya dengan singkat: “Kajiannya masih disiapkan oleh Konsultan.”
Sebelumnya juga berita mengenai hal ini telah ditayangkan baik mengenai Amdal yang belum ada hingga mengenai limbah semen yang mengalir di Sungai Gelodor Kedaton hingga di Kelurahan Kutaraya dan sekitarnya.

Sebelumnya juga pada Oktober 2017 pihak PT.Waskita Precast Beton maupun PT.Waskita Reademix telah sepakat dan berjanji permasalahan tersebut segera diantisipasi dan dicarikan solusinya, namun hingga saat ini belum sepenuhnya janji pihak PT tersebut terlaksana, bahkan bak penampungan limbah tidak bisa sepenuhnya bisa menampung debit limbah disebabkan oleh curah hujan yang cukup ekstrem, sehingga cairan limbah semen tersebut kembali memenuhi Sungai Gelodor dan sekitarnya.

Begitu juga dengan kondisi jalan di Jalan Jendral Yusuf Singedekane Kelurahan Jua-Jua. Dimana material berupa kerikil bercampur semen berserakan hingga ratusan meter dijalan raya sehingga jalanan berdebu  dan berlumpur. Hal tersebut diduga diakibatkan oleh keluar masuknya truk pengangkut bahan material dari lokasi AMP PT.Waskita Precast Beton dan PT. Keraton Tol Kayuagung – Pematang seksi III dan IV Kayuagung menuju lokasi pelaksanaan Jalan Tol Kayuagung-Pematang Panggang.

Laporan            : Aliaman/Tim

Editor/ Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article