Amblas dan Menampakan Kerangka Tulang Besi, Jalan Penghubung Halmahera-Jalan Krakatau Gunung Ibul Bahaya Dilintasi

0
387
Amblas: Tampak jalan penghubung Jalan Halmahera-Jalan Krakatau RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, yang amblas dan membentuk lubang besar. Selain sulit dilintasi terutama kendaraan mobil, juga berbahaya karena rentan roboh jika kurang hati-hati ketika melintasinya.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Bagi warga pengguna jalan, khususnya yang tinggal di sekitar Jalan Halmahera dan Jalan Krakatau RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, hendaknya waspada saat melintas di seputar jalan tersebut. Pasalnya, sejak beberapa minggu belakangan ini jalan yang menghubungi dua jalan tersebut amblas dan dibiarkan mengganga membentuk lubang besar.

Bahkan dari pantauan, diameter besar lubang yang timbul akibat amblasnya badan jalan penghubung tersebut setiap hari kian membesar dan menampakan kerangka tulang besi. Selain sulit dilintasi khususnya bagi kendaraan mobil, juga berbahaya karena rentan roboh karena kondisi material cor-an yang diduga rapuh dan struktur lapisan aspal jalan yang tipis.

“Ya sudah lama amblasnya pak, tapi tidak tahu sampai sekarang tidak ada tanda diperbaiki. Diameter amblasnya kini juga terus membesar membentuk lubang dan hanya ditahan material kerangka tulang besi bangunan jalan,” keluh Wawan (28) warga sekitar, saat dibincangi sumateranews.co.id, Jumat (29/12).

Dikatakan Wawan, dirinya bersama warga pengguna jalan lainnya terpaksa harus berhati-hati saat melintasi di sekitar jalan tersebut. “Sedikit saja kurang hati-hati pak, bisa ikut terjatuh didalam lubang jalan,” tambah dia.

Hal sama juga disampaikan Efran (35). Menurut warga Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul ini, dirinya terkadang terpaksa mengambil jalan alternative karena khawatir melihat kondisi jalan yang amblas hampir selebar badan jalan. “Kalau agak santai ya bisa memilih jalan alternative untuk pergi menuju rumah salah satu kerabat keluarga yang berada tidak jauh dari jalan penghubung tersebut,” sebut Efran kepada media syber ini.

“Tapi kalau terkadang mau cepat, terpaksa lewat disitu (jalan amblas),” ujar Efran menambahkan.

Sementara itu, terkait amblasnya badan jalan penghubung Jalan Halmahera-Jalan Krakatau tersebut hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi baik dari pemerintah setempat maupun Pemerintah kota Prabumulih melalui Dinas Pekerjaan Umum kota Prabumulih.

“Berharap pemerintah yang bersangkutan agar dapat segera memerbaikinya, sebelum  ada memakan korban,” tukas Efran, kembali menambahkan.

Laporan : AD

Editor     : Donny