Amankan Asian Games dari Api, 11 Unit Damkar Diposisikan pada Area Jakabaring

0
350
foto: ist

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Perhelatan Asian Games 2018 di Palembang adalah sebuah pertaruhan citra positif Bumi Sriwijaya di mata dunia internasional. Semua pihak saling bahu untuk mengamankan kelancaran event olahraga terbesar kedua di dunia ini.

Seperti institusi Dinas Penanggulangan Bencana Kebakaran (PBK) Kota Palembang juga berkomitmen untuk mengamankan perhelatan Asian Games dari aksi si jago merah.

Komitmen dan kesiapan tersebut ditegaskan Kepala Dinas PBK, Dicky Lenggardi Tatung saat memimpin anggotanya memadamkan kobaran api yang melalap lima rumah di Gang Budiman, Plaju, Rabu (16/8) malam.

‘’Untuk pengamanan Asian Games di Palembang kami sudah siap. Mobil pemadam kebakaran (damkar) sudah kami posisikan di area Jakabaring sebanyak 11 unit,” ujarnya.

Masih kata Dicky, pihaknya juga mendapatkan bantuan dari Jakarta berupa mobil damkar sebanyak empat unit.

“Kami juga mendapatkan bantuan mobil damkar dari Jakarta sebanyak empat unit. Namun, baru dua unit yang tiba di Palembang,” ungkapnya seraya menambahkan agar semua pihak tetap berdoa agar tidak terjadi apa-apa selama pelaksanaan Asian Games di Palembang.

Terkait meningkatnya intensitas kebakaran di Palembang akhir-akhir ini, Dicky mengatakan jika langkah antisipasi sudah disiapkan.

“Kami mengantisipasi dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat. Karena saat ini memasuki musim kemarau, maka kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada,” imbaunya.

Masih kata Dicky, dari pantauan petugas, terkadang listrik (arus pendek) menjadi penyebab awal kebakaran. “Dari pantauan kami, penyebab kabakaran terkadang dari listrik, kebanyakan (terbakar) adalah rumah kayu, dan karena ditinggal (pemilik). Kami berharap kalau rumahnya ditinggal pergi, tolong di cek dulu apakah listriknya masih hidup,” ungkapnya.

Jadi, lanjut Dicky, masyarakat sendiri harus ikut mewaspadai, karena kalau terbakar yang susah juga masyarakat.

“Memang bulan Agustus itu rawan kebakaran karena musim kemarau. Semua pihak harus waspada dan hati-hati. Bisa jadi penyebabnya adalah lilin atau sampah yang dibakar,” tambahnya.

Selain itu, demi memaksimalkan penanggulangan bencana kebakaran, untuk saat ini, Dinas PBK memiliki 13 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) termasik fire tanker dan fire truck. Untuk di perairan atau fire boat, saat ini ada dua unit.

“Petugas kami tetap standby selama 24 jam. Bahkan, terkadang petugas tidak sempat tidur,” ujarnya dan menambahkan jika Dinas PBK sudah memiliki tujuh pos yang tersebar di Kota Palembang.

Laporan          : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali