Alhamdulillah, Belasan Tahun Mengabdi, Akhirnya Ratusan Guru Honorer Pemkab OKI Terima SK P3K

58
Alhamdulillah, Belasan Tahun Mengabdi, Akhirnya Ratusan Honorer Pemkab OKI Terima SK P3K
Ratusan pegawai honorer terdiri dari 130 guru dan 41 Penyuluh Pertanian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (18/02/2021) dilantik menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan menerima SK dari Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq.

Terdiri 130 Guru dan 41 Penyuluh Pertanian

OKI – Ratusan orang pegawai honorer di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel kini bisa bernapas lega setelah belasan tahun mengabdikan diri. Pasalnya, mereka kini resmi memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) dan dilantik menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pegawai yang dilantik terdiri dari guru sebanyak 130 orang ditambah 41 orang penyuluh pertanian.

Ahmad Dani (41), salah satu perwakilan di antara 171 orang yang dilantik oleh Wakil Bupati, Dja’far Shodiq mengaku sangat lega. Pria ini begitu gembira, lantaran telah mengabdi selama 16 tahun, dan kini telah diakui statusnya secara resmi oleh negara.

“Lega rasanya, saya mengajar sudah 16 tahun dan menantikan harapan untuk menjadi pegawai,” kata guru ini ditemui usai pelantikan di Kantor Bupati OKI, Kamis (18/02/2021).

Kepada Dani dan pegawai yang baru dilantik Wakil Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq mengajak agar memberi pengabdian dan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKI.

“Selamat bergabung menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini sebagai bentuk penghargaan dan sangat patut untuk disyukuri dengan cara bekerja luar biasa dan keluar dari cara yang biasa untuk menghasilkan sesuatu yang hebat dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Shodiq.

Shodiq berpesan agar semua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), setelah bersumpah dalam ikatan suci untuk menjalankan misi mulia sebagai abdi negara dengan optimal.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI, Endro Suarno, S.Sos, M.Si mengatakan berdasarkan amanat PERMENPAN RB Nomor 70 tahun 2020 tentang Masa Hubungan Perjanjian Kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun serta setiap tahun akan dinilai kinerja untk melanjutkan masa hubungan kerjanya.

“Tidak banyak perbedaan antara PPPK dengan PNS biasa, sebab hak dan kewajiban tetap sama termasuk bisa meraih jabatan. Hanya saja PPPK perjanjiannya akan diperbaharui setiap 5 tahun sekali” terang Endro.

Endro berharap Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang baru dilantik ini dapat memperkuat sistem kerja pemerintah kabupaten OKI serta pelayanan kepada masyarakat.

Sumber : Diskominfo OKI III Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here