Aktivitas Galian C di Sungai Rengit Murni Menjamur dan Resahkan Warga

0
186

BANYUASIN – Semenjak dilakukan penertiban kegiatan galian C illegal di wilayah Kelurahan Air Batu oleh Pemerintah Banyuasin, kini menyebabkan aktivitas tersebut berpindah dan mulai menjamur hingga ke Desa Sungai Rengit Murni, KecamatanTalang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Akibat aktivitas tambang yang disinyalir tak memiliki ijin tersebut menyebabkan masyarakat yang tinggal di sana resah.

“Aktivitas tambang galian c ini dimulai sejak distopnya pekerjaan di wilayah Air Batu yang berlokasi di lingkungan warga dan mengancam keselamatan masyarakat yang tinggal di seputar lokasi galian. Kegiatan galian c di Desa Sungai Rengit Murni diduga tidak memiliki izin tambang resmi,” ujar salah satu narasumber yang dapat dipercaya, baru-baru ini.

Diakuinya, semenjak adanya kegiatan galian c di daerahnya menyebabkan aktivitas warga terganggu, sebab jalan yang biasa dilalui mulai hancur lantaran dilintasi mobil bermuatan tanah yang melebihi kapasitas, setiap hari ratusan truk mobil muatan tanah melintas di jalan desa tersebut, bahkan pengerukan tanah dilakukan para pekerja hampir memakan badan jalan.

“Tentunya ini menjadi keluhan kami sebagai masyarakat yang tinggal di RT 11 Desa Sungai Rengit Murni, dimana lokasi galian dan permukiman rumah warga bersebelahan, dan ini dapat membahayakan masyarakat terutama anak-anak. Ditambah badan jalan mulai mengecil karena pekerjaan tersebut,” keluhnya.

Ketua RT 11 Desa Sungai Rengit Murni, Sukirman, saat diwawancarai wartawan mengaku, sebelum para pelaku usaha tambang menjalankan aktivitasnya mereka punya komitmen bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan jika terjadi kerusakan.

“Sebelumnya memang pernah ada perbaikan jalan tetapi tidak sesuai dengan aktivitas yang mereka lakukan, jalan hanya ditimbun tanah tanpa pengerasan, setiap hari ratusan mobil melintasi jalan ini, namanya orang usaha saat kita mempunyai keluhan tidak bisa langsung mengusulkan, berulang kali keluhan masyarakat diusulkan selalu mentah (tidak ditanggapi. Red), kita mau ngeluh kesiapa,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, untuk lokasi usaha galian c di wilayah Desa Sungai Rengit Murni lebih kurang ada 8 titik yang sebatas berkoordinasi dengan RT setempat hanya ada 2 lokasi dan itu hanya sebatas koordinasi.

“Sampai saat ini yang laporan sama saya hanya dua pelaku usaha yang lainnya tidak ada, mungkin saja koordinasinya ke pak kades,” jelas dia.

Sampai berita ini ditayangkan Kepala Desa Sungai Rengit Murni belum memberikan penjelasan lantaran jarang di rumah. Menurut warga sekitar Kepala Desa tersebut selalu di sawah dan jarang pulang kerumah kecuali sudah waktunya malam. (SMSI Banyuasin)

Editor : Donni