Akhirnya, Kejari Pagaralam Tahan Mantan Kadinsos Kota Pagaralam 

248
Mantan Kadinsos Kota Pagaralam H Sukman, akhirnya resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, Senin (29/06). Tersangka ditahan atas kasus tindak pidana korupsi pembangunan pagar makam pada Dinsos Tahun Anggaran 2017 dengan 43 paket proyek sebesar Rp6,977 miliar, dan disangkakan telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp697.000.000.

Sumateranews.co.id, PAGARALAM – Setelah menjalani tahapan penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka pada kasus tindak pidana korupsi pembangunan pagar makam pada Dinsos Tahun Anggaran 2017 dengan 43 paket proyek sebesar Rp6,977 miliar, dan disangkakan telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp697.000.000 (Enam Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah), akhirnya mantan Kadinsos Kota Pagaralam H Sukman resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam.

Penahanan terhadap tersangka itu diungkap Kajari Pagaralam, Muhammad Zuhri.,SH.,MH, dalam press releasenya, Senin (29/06). Dijelaskan Zuhri, tersangka akan ditahan selama 20 hari di Rutan Pagaralam.

Menurut Kajari, penahanan ini merupakan hasil di tingkat penyelidikan yang dilakukan jaksa penuntut umum sehingga masa penahanan akan diperpanjang.

“Tersangka H Sukman ditahan dalam kasus proyek pembangunan pagar makam selaku pengguna anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat komitmen (PPK),” sebut Zuhri.

Kemudian, pelaksanaan surat perintah kerja ternyata, sebut Kajari, dilakukan pihak lain diluar pihak pelaksana yang ada di dalam kontrak atas penunjukan sepihak oleh tersangka.

Muhammad zuhri kembali mengatakan, bedasarkan perhitungan BPKP Provinsi sumsel kasus ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp697 juta.

“Dalam hal ini tersangka dapat dikenakan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3, 18 UU No. 31 Tahun 1999 junto UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Dengan ancaman penjara di atas 5 (lima) tahun,” tambah Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, Lutfi, saat dihubungi via telepon.

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here