Ahli Kopi Eropa Puji Kopi Luak Liar Selangit

0
180

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS- Salah satu produk lokal Kabupaten Musi Rawas, Kopi Luwak Liar Selangit mulai menjadi perhatian Eropa. Pasalnya kopi jenis ini langsung mendapatkan pujian dari ahli kopi Eropa yakni Sara Datuk dari Java Nusa dan kedutaan RI di Belgia karena memiliki keunikan tersendiri dari aromanya.

Sara Datuk merupakan Co-Founder Java Nusa yang berkedudukan di Brussels, Belgium ini setelah mencium aroma bubuk kopi yang telah dikemas dengan apik langsung mengetahui bahwa kopi tersebut merupakan kopi luak liar dan memiliki cita rasa yang tinggi dan berbeda.

Bupati Musi Rawas Minggu (2/9) sore, H Hendra Gunawan sempat berdiskusi dengan Co-Founder Javanusa, Sara Datuk terkait dengan Kopi Luak Liar Selangit dan produk-produk unggulan Kabupaten Musi Rawas. Pada kesempatan itu, Bupati berharap Java Nusa dapat memfasilitasi promosi kopi Musi Rawas ini di Eropa khususnya di Belgia. Dan harapan Bupati ini langsung disambut oleh Sara Datuk dan akan memfasilitasi promosi Kopi Musi Rawas ini.

Selain kepada Sara Datuk, Bupati juga mengharapkan Kedubes RI untuk Belgia, Yuri O Thamrin beserta jaringanya juga dapat mempromosikan produk ini sehingga dapat lebih dikenal dan masuk ke dalam pasar Eropa.

Sebelum mencoba kopi luwak liar selangit, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menjelaskan tentang jenis, proses produksi serta pengemasan kopi di hadapan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia dan Organisasi LSM Internasional, Rikolto yang merupakan salah satu organisasi khusus pemasaran hasil produk perkebunan masyarakat dan kepada seluruh rombongan yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Dikatakan Bupati, Kopi Luwak Liar Selangit ini diproses secara tradisional dan bahan dasarnya diambil langsung dari alam sehingga produksinya tidak sebanyak luwak yang ditangkarkan. Sehingga baik aroma maupun citra rasanya akan berbeda dan memiliki kekhasan tersendiri dan memiliki nilai jual yang berbeda.

Dengan mulai dikenalnya Produk Kabupaten Musi Rawas ini, lanjut Bupati, ini akan menjadi gerbang pembuka bagi produk-produk inovasi masyarakat Musi Rawas masuk ke dunia eropa dan menjadi peluang untuk peningkatan nilai jual produk lokal dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Pada kesempatan itu, Bupati beserta rombongan juga mendapatkan pencerahan atau pemaparan dari Kedebes RI di Belgia, Yuri O Thamrin dan dari ahli-ahli produk perkebunan Belgia dan Rikolto seperti Willy Epding, Ostend House of Economy/Government, Laurent Gerbaud, Belgian Chocolatier/Private Sector, Michaele Boyen, Rikolto/NGO, Catherine Entzminger, Secretary General of the Eropean Cacao Association/Trade Association dan Catherine Laverge, Conten Project Manager, Canal Z/Media.

Belgia merupakan Negara yang ke tiga yang dikunjungi Bupati Musi Rawas bersama rombongan yang tergabung dalam APKASI untuk belajar ke empat negara dari 28 Agustus hingga 6 September 2018. Dua Negara yang telah dikunjungi diantaranya Belanda dan Jerman. Dan Negara terakhir yang akan dikunjungi adalah Prancis. Kunjungan Kepala Dearah ini selain untuk melakukan studi juga salah satu media untuk mempromosikan potensi daerah sehingga dapat menjadi salah satu peluang untuk menjalin kerjasama dengan dunia Eropa.

Laporan          : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali