Ada Sebelas Perusahaan Peminat Proyek Pembangunan Rawat Inap RSUD Padangsidimpuan

0
473

Sumateranews.co.id, SUMUT- Salah satu anggota Pokja Pemilihan dalam Pengadaan Barang Jasa Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan, Muhammad Dasuki Nasution, baru -baru ini kepada wartawan saat diminta tanggapannya terkait Perusahaan Pemenang Tender penambahan ruang rawat inap (VVIP, VIP, kelas I, II dan III, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan menyebut PT Peduli Bangsa tidak masuk terdaftar hitam dan saat jadwal pendaftaran dan pemasukan penawaran perusahaan tersebut memakai kuasa direktur.

“Dalam proses tender tidak ada kita lihat PT Peduli Bangsa, masuk terdaftar hitam. Dari segi kualifikasi, penawaran, memenuhi syarat, di antara belasan perusahaan yang ikut sebagai peserta tender pada pekerjaan proyek penambahan ruang rawat inap (VVIP, VIP, kelas I, II dan III, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Makanya perusahaan tersebut terpilih sebagai pemenang dan perusahaan PT Peduli Bangsa selaku penanggung jawab perusahaan yang mewakili adalah kuasa direktur,” sebut  Dasuki.

Dari data yang dikutip wartawan melalui situs websaid LPSE Kota Padangsidimpuan dengan alamat http://110.137.29.4/eproc/lelang/view/1006523 , terpangpang ada 11 (sebelah) perusahaan yang ikut mendaftar dalam proyek penambahan ruang rawat inap (VVIP, VIP, kelas I, II dan III, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Antara lain, PT POLLUNG KARYA ABADI,CV MITRA SETIA, CV. MORA ABADI, PT. Rania Atmar Mandiri, SILUMBALUMBA BINTANG SEMPURNA , CV.POLLUNG KARYA UTAMA, PT. BATANGTORU TANO NAJEGES , PT. Suman Toko, BETESDA MANDIRI, PT. RAZASA KARYA dan PT. PEDULI BANGSA.

Hangatnya perbincangan warga Kota Padangsidimpuan terkait Pemenang Tender Penambahan ruang rawat inap (VVIP, VIP, kelas I, II dan III, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan dengan pagu anggaran sekitar 34 Milyar oleh pemenang tender PT. Peduli Bangsa, berawal mencuatnya kabar di sejumlah media seperti di link https://www.gatra.com/detail/news/333402-KPK-Cari-Direktur-PT-Peduli-Bangsa-Terkait-Suap-Bupati-Labuhanbatu .

Terkait infomasi tersebut mengundang tanggapan semisal dari salah satu anggota Komisi III DPRD Kota Padangsidimpuan Timbul Simanungkalit menuturkan, tentang pemberitaan di salah satu media adanya direktur perusahaan yang  diduga sedang dicari KPK.

Dimana menurut dalam isi berita tersebut, diungkapkan Timbul, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan pencarian terhadap Direktur PT Peduli Bangsa yang diduga terlibat kasus suap sejumlah proyek di Kabupaten Labuhanbatu.

Timbul Parsaulian Simanungkalit berharap, “Semoga PT. Peduli Bangsa selaku Pelaksana Proyek tersebut mampu bekerja dengan maksimal sesuai perjanjian kerja yang telah disepakati dalam kontrak kerja dan kiranya pembangunan gedung rawat inap tersebut nantinya  memiliki dampak positif  serta menjadi angin segar bagi pelayanan dibidang kesehatan di Kota Padangsidimpuan,” ujarnya kepada wartawan.

Timbul.P. Simanungkalit juga menekankan kepada Pemerintah Kota melalui OPD terkait agar, kiranya jangan fisik bangunannya yang terus jadi perhatian, dari segala aspek juga harus diperhatikan karena agar kedepannya pihak Pemerintah Kota Padangsidimpuan tidak mendapat sindiran dari masyarakat dengan berasumsi fisiknya saja dari luar bagus, akan tetapi dari sisi pelayanannya tidak sebaik penampilan fisiknya.

Laporan  : Ahmad Mubin Lubis

Posting   : Imam Ghazali