Ada Apa, 6 Bulan Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Pancur Batu Belum Terungkap?

66
Keluarga korban kebakaran di Pancur Batu menilai penanganan kasus kebakaran rumah yang dihuni oleh Leo Depari Wartawan Media Online (kontributor media ini, red) sangat lamban dan belum menemukan titik terang.

Sumateranews.co.id, MEDAN – Keluarga korban kebakaran di Pancur Batu menilai penanganan kasus kebakaran rumah yang dihuni oleh Leo Depari Wartawan Media Online (kontributor media ini, red) sangat lamban dan belum menemukan titik terang. Bagaimana tidak, setelah mendekati setengah tahun (6 Bulan) pasca peristiwa kebakaran, polisi masih belum bisa mengungkap pelakunya.

Menurut keluarga korban, lambannya penanganan pada kasus tersebut diduga disebabkan pihak penyidik kepolisian dalam hal ini Polsek Pancur Batu tidak serius menanganan kasusnya.

Padahal, keluarga korban menilai kasus tersebut merupakan salah satu bentuk intervensi atau teror kepada Jurnalis / Wartawan di Provinsi Sumut.

“Seharusnya kasus ini harus segera dapat diungkap pihak kepolisian jajaran Polda Sumatera Utara agar semua pihak tau apa motif dan siapa dibalik aksi terkutuk dan menjijikan ini sebagai peristiwa teror terhadap anak saya, Leo, yang merupakan wartawan dan sangat aktif meliput kegiatan Kepolisian di Kota Medan,” sebut ayah Leo (korban), dengan nada kecewa.

Ia pun mempertanyakan kendala yang dihadapi pihak kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Sebab dia memandang aparat kepolisian memiliki infrastruktur yang memadai untuk mengungkap dan menuntaskan kebakaran rumah wartawan di Pancur Batu.

Dia mencontohkan, dalam beberapa kasus lain yang lebih rumit seperti aksi begal dan perampokan dengan cepat polisi berhasil mengiidentifikasi pelaku, bahkan menelusuri seluruh jaringan yang diduga terlibat.

“Kepolisian secara infrastruktur sangat lengkap seharusnya bisa membongkar apalagi hanya kasus kebakaran rumah wartawan di Pancur Batu ini.

Kasus rumit seperti begal dan perampok jalanan saja, mereka (polisi) bisa melacaknya,” ucapnya.

“Kami mendorong kepolisian menuntaskan dengan bukti-bukti yang ada. Saya rasa masyarakat akan kecewa jika tak bisa ungkap kasus kebakaran rumah kami ini. Karena dulunya rumah tersebut merupakan peninggalan almarhum orang tua kami,” tambah Ayah Kandung Leo ini.

Dia ungkapkan, peristiwa kebakaran rumah yang ditempati anaknya di Desa Namorih Pancur Batu terjadi pada tanggal 2 Februari 2020, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu AKP Syahril, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak Polsek Pancur Batu masih melakukan penyelidikan. Begitupun saat disinggung mengenai kapan akan diungkap, Kanit Reskrim ini menjelaskan, pihaknya masih berupaya mengungkapnya.

“Kami berupaya mengungkapnya,” tandasnya, singkat, Rabu (29/7/2020).

Laporan : Leo/Tim III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here