Ada 33 KK Warga PALI yang Terima Rumah Bebas Banjir, 17 KK Masih Berpikir

0
161

Sumateranews.co.id, PALI- Ada 33 dari 50 kepala keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Abab Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Timur yang kini tak lagi menjadi langganan banjir.

Sebab, berdasarkan infomasi yang dihimpun Sumateranews.co.id sejumlah kepala keluarga ini resmi menerima unit rumah yang diserahkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pemerintah Kabupaten PALI.

Untuk lokasi unit rumah yang dibangun dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) berlokasi di kawasan Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi PALI.

Mereka dinyatakan resmi menerima rumah bertipe 36 itu, setelah mengundi nomor rumah pada Selasa (18/9/2018), yang difasilitasi oleh leading sektornya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) PALI.

Menurut Kepala Dinas Perkim PALI Ir Etty Murniaty, sedianya Pemkab akan merelokasi 50 keluarga yang bermukim di kawasan yang kerap banjir itu, namun saat ini baru 33 keluarga yang bersedia pindah ke sana. Nantinya di seputar bantaran Sungai Abab itu akan direvitalisasi oleh pemerintah.

“Sisanya sebanyak 17 keluarga masih mempertimbangkan (pindah). Sedangkan 33 keluarga tersebut sudah mengundi nomor rumah masing-masing. Sehingga mereka sudah tahu nomor rumah mereka berapa,” ujarnya, Rabu pagi (19/9/2018).

Sebenarnya, tambah Etty, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum secara resmi menyerah terimakan program yang didanai dari APBN itu. Namun mempertimbangkan fasilitas yang sudah selesai itu kini banyak yang hilang, pihaknya kemudian memutuskan untuk menyerahkan sementara dahulu ke warga yang berhak. Sembari menunggu proses di kementerian.

“Kalau sudah diketahui masing-masing kepemilikan rumah siapa, mereka sudah bisa merawat dan menjaga fasilitasnya masing-masing. Mengingat saat ini banyak yang hilang seperti tedmon, dan lainnya,” ujar wanita yang juga menjabat Kadis PUBM itu.

Saat dikonfirmasi sejumlah kepala kepala keluarga yang saat itu sedang berada di perumahan layak huni mengatakan bahwa tempat ini layak dan jauh lebih baik

“Perumahan ini lebih baik dari pada pada lokasi rumah kami yang lama. Karena kerap banjir melanda ketika curah hujan tinggi,’’ aku Miran salah satu penerima perumahan.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah PALI atas penyerahan rumah tersebut.

Laporan          : Anelka
Editor/Posting : Imam Ghazali