Abdul Aziz Nilai Pengungkapan Kasus Dugaan Percobaan Pembunuhan Anggota Dewan Muratara Lamban

MURATARA – Kasus dugaan percobaan pembunuhan (penembakan) terhadap korban Anggota DPRD Fraksi Nasdem Muratara, Firsyah H Lakoni kini mulai menemukan titik terang.

Hal itu menyusul statemen Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa, pada 27 September 2022 lalu, bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku.

“Hanya saja, hingga kini pelaku belum juga tertangkap bahkan terkesan lamban,” ungkap Kuasa Hukum Firsyah H Lakoni, Abdul Aziz SH, saat menggelar jumpa pers, Senin, 3 Oktober 2022.

“Pelaku sudah dikantongi,” tegas Aziz sapaan Abdul Aziz.

Untuk itu, lanjut Aziz, pihaknya mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku secepatnya. Karena hal ini menurutnya, bukan perkara kejahatan biasa dan jangan dianggap remeh. Sebab, menyangkut keselamatan jiwa manusia, terlebih korban notabene adalah anggota DPRD Muratara.

“Bagaimana bila pelapor orang biasa atau buruh?” tanya Advokad Muda Bumi Silampari yang sedang Hit ini.

Pria yang pernah menjabat Ketua Persatuan Pemuda Rawas Ilir (PPRI) Muratara ini menurut laporan kliennya, termasuk profesional dan sudah menyiapkan matang rencana pembunuhan tersebut. Hal ini terlihat dari cara pelaku mempersiapkan aksi percobaan pembunuhan dengan mobil yang sudah stand by dan siap melarikan diri ke arah mana.

Kemudian dari cara menembak yang saat kejadian tidak meletus sebanyak 4 kali. Artinya, kata dia, pelaku sudah matang dalam persiapan melancarkan aksi kejahatannya.

“Pelaku bisa dijerat pasal 340 KUHP jo 53 KUHP. Bahwa ada niatan pelaku, yang melakukan perbuatan menembak berulang ulang,” ungkap Aziz.

Menurut Aziz, bila semua dugaan permulaan sudah didapatkan tentunya pelaku bisa diamankan lebih dahulu. Sehingga dapat terungkap dugaan kasus percobaan pembunuhan ini.

“Pelaku diamankan dulu, jadi bisa diuraikan sejelas jelasnya tanpa ada yang ditutup tutupi seperti motto Kapolri RI. Jadi, saya menilai penangkapan pelaku lamban. Bila Polres Muratara ada kesulitan personel maka minta bantuan Polres terdekat bahkan ke Polda. Bikin pelaku masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), kami yakin pelaku cepat ditangkap,” ucap Aziz..

Sementara itu, Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rossa Putra melalui Kasat Reskrim AKP Jailili, saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, Senin (3/10/22) membenarkan identitas pelaku sudah dikantongi versi pelapor. Namun saat ini, penyidik masih mendalami penyelidikan.

“Kalau sudah ada alat bukti, lalu kita dalami penyelidikannya,” tukasnya. (SMSI Silampari)

Editor: Donni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *