5 Klaster Baru Muncul dalam Sepekan di Tanah Air

0
30

Supriadi: Ayo Tingkatkatkan Penerapan Prokes

PALEMBANG – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, kasus COVID-19 di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai klaster Corona di berbagai tempat.

“Pertama dimulai dari adanya klaster perkantoran. Kedua, klaster bukber. Ketiga, klaster terawih di Banyumas. Keempat, klaster mudik di Pati, dan klaster takziah di Semarang,” kata dr Nadia dalam konferensi pers Kemenkes, Jumat (30/4/2021).

“Tentunya ini sangat mengkhawatirkan kita karena kemungkinan terjadinya superspreader terjadi,” sambungnya.

dr Nadia memaparkan ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi munculnya lima klaster COVID-19 dalam sepekan. Salah satunya ketidakdisiplinan masyarakat dalam prokes.

Dalam kasus klaster terawih di Banyumas, dilaporkan 51 orang tertular COVID-19, usai satu orang jemaah tetap berangkat ke masjid meski sudah terpapar Corona.

“Kita juga harus tahu kalau dalam kondisi kesehatan yang kurang baik ya sebaiknya tidak atau menunda sampai kita sehat untuk berangkat salat terawih,” tegas dr Nadia.

Selain aktivitas terawih, buka puasa bersama di bulan Ramadan juga perlu menjadi perhatian. Meski buka puasa bersama tahun ini dibolehkan, protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

“Pada prinsipnya, makan bersama jadi faktor yang sangat memungkinkan menjadi faktor penularan bersama,” pungkasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, ketika dimintai keterangannya di ruang kerjanya, Sabtu 1 Mei 2021, mengajak warga Sumsel untuk meningkatkan kewaspadaannya dan penerapan Prokes Mulai memakai Masker, jaga jarak,  rajin mencuci tangan dengan Sabun, jangan berkerumun, terutama dalam aktifitas sehari sehari baik dalam kegiatan Ibadah terawih dan kegiatan yang mengundang berkumpul banyak orang buka bersama dan kegiatan lainnya.

“Tentunya kita sangat sayangkan dengan masyarakat masih acuh dan menganggap pandemi ini sudah berlalu, padahal masih ada dan kota Palembang saat ini masih Zona Merah.  Ayo tingkatkan Penerapan Prokes dan hindari Mobilitas masyarakat untuk Mudik/Pulang Kampung,” tukas Supriadi.

Laporan : King III Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article