2020, Pemkab Muara Enim Tambah Peralatan OPD Atasi Karhutla

30
Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada 2020 nanti akan menambah dan melengkapi fasilitas dan akomodasi OPD yang menanggani kebakaran hutan dan lahat (Karhutla), terutama peralatan pendukung sehingga bisa menunjang petugas di lapangan.

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada 2020 nanti akan menambah dan melengkapi fasilitas dan akomodasi OPD yang menanggani kebakaran hutan dan lahat (Karhutla), terutama peralatan pendukung sehingga bisa menunjang petugas di lapangan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH saat memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Muara Enim dan PALI, di Ruang Rapat Pangrifta Sriwijaya Bappeda Kabupaten Muara Enim, pada Senin (12/08/2019) kemarin.

Tak hanya itu, Juarsah juga mengimbau kepada tim yang telah dibentuk disetiap desa untuk segera diaktifkan dan diberdayakan dalam mengatasi Karhutla.

“Jika ada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) semua instansi terkait dan masyarakat wajib memadamkannya. Namun jika ada yang sengaja membakar hutan dan lahan maka wajib harus ditindak tegas oleh aparat terkait,” ujar Juarsah dalam sambutannya.

Menurut Juarsah, kegiatan pencegahan Karhutla menjadi prioritas dan perhatian pemerintah pusat yakni Presiden RI. Bahkan ia meminta kepada pihak terkait untuk sungguh-sungguh menanggulangi Karhutla terutama dilahan gambut karena sangat sulit dipadamkan.

“Untuk itu, terutama di lahan gambut seperti perkebunan sawit, harus membuat kanal-kanal dan embung untuk menyimpan air. Dan jika suatu saat ada kebakaran, bisa langsung digunakan sehingga petugas tidak repot harus mencari air untuk memadamkan api,” katanya.

Saat ini, sambung Juarsah, kondisi musim kemarau sehingga sangat mudah sekali menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, sebab bisa karena alami dan juga bisa faktor disengaja dibakar untuk membersihkan lahan dan lain-lain. Untuk itu, ia meminta kepada instansi terkait untuk siap siaga menggunakan apa yang ada untuk memadamkan api.

 

Antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Inf Syarifuddin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Penukal Ababa Lematang Ilir (PALI) bertempat di Ruang Rapat Pangrifta Sriwijaya Bappeda Kabupaten Muara Enim.

Dalam Rakor yang digelar pada Senin (12/8/2019) tersebut dipimpin dan dibuka oleh Wabup Muara Enim, H. Juarsah, SH yang didampingi oleh Sekda Muara Enim Ir.H. Hasanudin, M.Si, Asisten II Pemkab PALI Husman Gumanti, SE.,M.Si, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Syafruddin, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, dan ratusan peserta dari instansi terkait Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI serta perwakilan dari Perusahaan yang ada di kedua Kabupaten.

Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah, SH. Dalam sambutannya menyampaikan, jika ada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) semua instansi terkait dan masyarakat wajib memadamkannya. Namun jika ada yang sengaja membakar hutan dan lahan maka wajib harus ditindak tegas oleh aparat terkait. “Jadi jika ditemukan dan ketahui ada yang sengaja membakar hutan dan lahan, itu wajib ditindak tegas”, ungkap Wabup Muaraenim H Juarsah SH pada saat membuka Rakor Penanggulangan Karhutla.

Menurut Juarsah. SH., bahwa kegiatan Karhutla menjadi prioritas dan perhatian pemerintah pusat yakni Presiden RI. Bahkan ia meminta kepada pihak terkait untuk sungguh-sungguh menanggulangi Karhutla terutama dilahan gambut karena sangat sulit dipadamkan. “Untuk itu, terutama di lahan gambut seperti perkebunan sawit, harus membuat kanal-kanal dan embung untuk menyimpan air. Dan jika suatu saat ada kebakaran, bisa langsung digunakan sehingga petugas tidak repot harus mencari air untuk memadamkan api”, katanya.

Saat ini, sambung Juarsah, kondisi musim kemarau sehingga sangat mudah sekali menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, sebab bisa karena alami dan juga bisa faktor disengaja dibakar untuk membersihkan lahan dan lain-lain. Untuk itu, ia meminta kepada instansi terkait untuk siap siaga menggunakan apa yang ada untuk memadamkan api. Dan bagi OPD yang menangani langsung Karhutla, kedepan tahun 2020, akan dilengkapi dan ditambah akomodasi, peralatan pendukungnya sehingga bisa menunjang petugas menangani kebakaran hutan dan lahan. Untuk tim yang telah dibentuk disetiap desa untuk segera diaktifkan dan diberdayakan untuk mengatasi Karhutla.

Ditambahkan oleh Asisten II Pemkab PALI, mengatakan setiap musim kemarau selalu ada titik hotspot di wilayah Kabupaten PALI terutama di wilayah Kecamatan Penukal Abab dan Penukal. Dan pihaknya telah meminta kepada masyarakat dan instansi terkait terutama perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan untuk sama-sama menangani Karhutla.

“Dan khusus perusahaan untuk menyediakan tenaga dan peralatan khusus untuk menghadapi Karhutla, sebab kadang-kadang perusahaan itu sendiri yang lahannya banyak terbakar,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Syafruddin menyampaikan semua pihak baik dari perusahaan dan warga serta dinas instansi harus saling bekerja sama terkait penanggulangan Karhutla.

“Wilayah Kodim 0404/Muara Enim sudah dibentuk Satgas Gabungan Darat dalam penanggulangan Karhutla, untuk itu kita harus berbuat yang terbaik. Dan bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan akan ditindak tegas”, ujar Dandim Muara Enim.

Sumber : Penrem 044/Gapo

Editor   : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here