0
175

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU-

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Adhiyaksa ke 57 yang jatuh pada Sabtu (22/7) diperingati dengan mengadakan berbagai kegiatan. Sayangnya tidak ada satupun pejabat yang hadir dari Pemkab Mura maupun Muratara.

Padahal di jajaran Pemerintah daerah tidak hanya memiliki bupati namun juga wakil bupati, sekda, asisten hingga staf ahli.

“Dua bupati tidak ada yang hadir ataupun mewakili, kalau Bupati Mura berdasarkan info dari Ketua DPRD Mura, Yudi Fratama saat ini Bupati Mura sedang berada di Pekanbaru Riau untuk menghadiri kegiatan, tidak ada yang mewakili ya,” jelasnya.

Ketidakhadiran dua pejebat tersebut mendapat sorotan tajam dari Kajari Linggau. “Di hari ulang tahun kabupaten saya datang, tapi di Hari Bakti Adhyaksa ke-57, dua bupati itu tidak dating, kemana ini,” ujar Kajari Linggau Hj. Zairida.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe didampingi Dandim 0406 MLM, Letkol Inf M Thohir, Kapolres Mura, AKBP Pambudi, Ketua DPRD Lubuklinggsu, H Rodi Wijaya, Ketua DPRD Mura, Yudi Fratama dalam sambutannya menjelaskan kalau ada satu kasus yang saat ini tengah dihadapi Pemkot Lubuklinggau terkait masalah lahan PT Cikencreng.

“Lubuklinggau memiliki keterbatasan sumber dana untuk itu tidak ada salahnya bila Pemkab Mura maupun Muratara ikut menghibahkan pembangunan untuk Kejari Lubuklinggau,” tambahhnya.

Sementara Ketua Panitia HUT Adhiyaksa, M Naimullah mengatakan peringatan HUT Adhiyaksa diperingati dengan mengadakan berbagai kegiatan mulai bakti sosial dengan memberikan bantuan ke panti jompo dan donor darah. ‘’Selain itu kegiatan olahraga mulai turnamen futsal, gaple hingga jalan sehat. Tak hanya itu kejaksaan juga mengadakan kegiatan kadarkum dengan program jaksa masuk sekolah,” pungkasnya.
Laporan : Donna April
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article