18 Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Muara Enim Tolak Musda, Usai Mundurnya Seketaris DPD Partai Golkar 

0
552

MUARA ENIM – Mundurnya Sekretaris DPD Partai Golkar kabupaten Muara Enim, Yusuf Efendi dari jabatannya pada rapat yang digelar di kantor DPD Partai Golkar Muara Enim, Selasa, 12 Juli 2022, sepertinya mulai merambat pada permasalahan ketua DPD Partai Golkar Muara Enim.

Pasalnya, dari 18 Komisaris kecamatan (Komcat) yang kini telah berubah nama menjadi Pimpinan kecamatan di kabupaten Muara Enim, semuanya kompak menolak Musda untuk Ketua DPD Partai Golkar yang baru dan meminta dikembalikan lagi kepada ketua yang lama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Derajat Kurniawan ST selaku Pimpinan Kecamatan Partai Golkar di Gunung Megang. Menurutnya, pada waktu Musda Pemilihan Ersangkut menjadi ketua, suara dirinya dianggap tidak sah, lantaran ada ketidakkepercayaan dalam kepemimpinan Ersangkut, karena Sekretaris DPD Partai mengundurkan diri.

“Waktu saat Musda, ada tiga calon, yaitu Ersangkut, Aminnullah dan Hardiono. Karena Gunung Megang kosong, jadi saya ditunjuk mengadakan Muscab untuk melengkapi Musda. Karena tidak mencukupi 30%, saya dipinta untuk membantu Ersangkut dan Ersangkut pun saat itu menang secara aklamasi,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Derajat Kurniawan, bahwa ke depan para Pimpinan Kecamatan menolak Musda Pemilihan Ketua DPD Partai Golkar yang baru, dan meminta Ketua DPD Partai Golkar yang lama Ersangkut, kembali ditunjuk.

“Dari 18 pimpinan kecamatan, hanya 4 kecamatan yang tidak mendukung Ersangkut,” tegasnya. (Red)

Editor: Donni