15 Ulu Dinobatkan menjadi Kampung Bahari Nusantara Pertama di Sumsel

0
94
15 Ulu Dinobatkan menjadi Kampung Bahari Nusantara Pertama di Sumsel
Kampung 15 Ulu Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang yang langsung bersentuhan dengan anak Sungai Musi Palembang dinobatkan Danlanal sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) pertama di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Harnojoyo Dukung Penuh 5 Klaster Program KBN

PALEMBANG – Kampung 15 Ulu Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring  Palembang yang langsung bersentuhan dengan anak Sungai Musi Palembang dinobatkan Danlanal sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) pertama di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

KBN di Kota Palembang, yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia ini diresmikan secara langsung oleh Laksamana TNI, Yudo Margono SE melalui Danlanal  Palembang, Kolonel Laut (P) Filda Malari bersama Wali Kota Palembang, H Harnojoyo dan tokoh agama setempat, pada Selasa (16/6/2021) siang, ditandai dengan penekanan sirene di halaman rumah pintar Danlanal Palembang 15 Ulu.

“Ada lima klaster di Kampung Bahari Nusantara ini,” kata Filda.

Lima klaster itu, katanya, klaster pendidikan dimana ada jenjang bagi anak setempat bersekolah di rumah pintar yang didirikan di 15 Ulu.

Klastet ekonomi, warga setempat diajari cari berternak ikan sungai tawar seperti lele, nila serta pembibitan dan pembuatan pakannya.

Klaster pariwisata, di sini selain rumah warga yang dicat warna warni sepanjang aliran sungai pun kerap dilakukan pertunjukan lomba bidar prestasi milik AL.

Klaster kesehatan, warga setempat juga rutin diajak dan mendapat penyuluhan akan pentingnya menjaga kebersihajjn terutama menjaga kebersihan anak sungai dan klaster terakhir keamanan kawasan yang bersentuhan langsung dengan anak Sungai ini, senantiasa untuk selalu menjaga kekompakan dan saling bahu membahu dengan TNI.

“Alhamdulilah kalau untuk klaster pendidikan anak anak seperti sekolah pada umumnya ada jenjang SD, SMP dan SMA,” tegasnya.

Uniknya mereka dibekali untuk fasih berbahasa asing yakni bahasa Inggris dan Francis. Ini terlihat dari kepiawaian siswa/i didikan rumah pintar dari salah satu gagasan KBN klaster pendidikan, yakni menunjukan pidato berbahasa Inggris dan Prancis dengan fasih.

“Ada 175 siswa/i dari SD, SMP, SMA, dengan cepat dan fasih menghafal ribuan kosa kata bahasa asing,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, akan memberikan dukungan penuh terhadap program lima klaster KBN tersebut.

“Pertama akan kita bangunkan infrastrukturnya dan akan merembet ke klester lainnya untuk menambah percepatan KBN ini,” tegas Harnojoyo.

Bahkan, orang nomor satu di kota Palembang ini request secara langsung di depan Danlanal  Palembang Kolonel Laut Filda Malari, untuk menambah satu kecakapan berbahasa Arab.

“Alangkah baiknya metode yang diajarkan di rumah pintar ini dalam menghapal ribuan bahasa asing juga untuk menerapkan bahasa Arab,” pintanya.

Bahkan, Harnojoyo juga mengingatkan agar program KBN terus bersinergi dengan program Pemkot Palembang, seperti menghidupkan sholat subuh berjamaah dan gotong royonng setiap pekannya.(za)

Editor : Donni