Terkait Media, Ini Jawaban Kadin Kominfo OI Yang Baru

0
241

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR – Posisi beberapa kepala dinas (kadin) di jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (Pemkab OI) kembali dirombak. Termasuk di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OI.

Menurut Bupati OI Ilyas Panji Alam saat pelantikan ratusan pejabat pratama di aula KPT Senai beberapa waktu yang lalu mengatakan, mutasi itu merupakan penyegaran dalam tubuh Pemkab OI, dan hal yang biasa.

Sementara itu, ditemui di ruang dinasnya, Drs. M. Yohanas. M.Pd yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kominfo OI yang baru, kepada Sumateranews.co.id mengatakan, dirinya mengaku merasa bersyukur atas jabatan yang diberikan. Dan kepada Bupati OI, ia pun memberikan ucapan terima kasih.

“Tentunya jabatan ini adalah karunia Tuhan. Namun jabatan tersebut juga sebuah tantangan yang mesti saya jalankan sebaik mungkin. Sesuai amanah dari Bupati OI dan sumpah yang saya ucapkan,” jelasnya, Rabu (3/1/2018).

Sebagai Kepala Dinas Kominfo yang baru, lanjutnya lagi, masih banyak pekerjaan yang mesti dilakukan. Seperti peningkatan dalam memberikan informasi dan upaya meminimalisir penyebaran berita hoax yang marak di tengah masyarakat saat ini.

“Kita ketahui saat ini banyak sekali penyebaran berita bohong (hoax) di tengah masyarakat, yang penyebarannya banyak melalui media sosial. Untuk di OI, kita akan melibatkan stakeholder yang berkaitan dengan hal itu, sehingga informasi sesat tersebut bisa kita cegah dan ditangkal agar tak meluas ke masyarakat,” imbuhnya lagi.

Disinggung soal media online di OI yang belum begitu mendapat tempat untuk bisa menjalin kerja sama dengan Pemkab OI, dirinya mengaku akan mengupayakan sedemikian rupa. Sehingga kesempatan itu (kerja sama) juga bisa dirasakan media online, yang diketahui juga saat ini sudah menjadi tren warga dalam mencari informasi terkini.

“Saya akan lanjutkan kinerja kadin sebelumnya. Mungkin beliau sebelumnya sudah mengupayakan terkait keberadaan media online, namun saat ini karena saya masih baru menjabat, pastinya butuh proses,” tegasnya.

Namun, lanjut Yohanas, yakinlah media apapun itu (elektronik, cetak, maupun online) ke depan akan kita upayakan agar mendapat ‘jatah’ dalam kerja sama dengan pemkab.

“Harapannya, penyebaran informasi tak melulu hanya berkutat dengan salah satu jenis media massa, agar tak terjadi kecemburuan dalam liputan berbayar di kegiatan Pemkab OI, supaya penyebaran informasi akurat dan faktual,” pungkasnya.

Laporan           : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali