‎Alex Noerdin Apresiasi Keberhasilan Ridho Yahya Menjadikan Kota Prabumulih Sebagai Kota Percontohan Nasional

0
447
Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, saat menyampaikan kata sambutan pada rapat paripurna DPRD kota Prabumulih memeringati HUT kota Prabumulih ke 16 tahun 2017, diruang sidang paripurna DPRD Prabumulih, Selasa (17/10)
Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, saat menyampaikan kata sambutan pada rapat paripurna DPRD kota Prabumulih memeringati HUT kota Prabumulih ke 16 tahun 2017, diruang sidang paripurna DPRD Prabumulih, Selasa (17/10)

‎Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Ir H Alex Noerdin memberikan apresiasi kepada Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM karena telah berhasil membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Prabumulih. Ucapan itu dia sampaikan, saat menyampaikan kata sambutan pada acara rapat paripurna DPRD kota Prabumulih dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 16 tahun tahun 2017, diruang sidang paripurna DPRD kota Prabumulih, Selasa (17/10) pagi.

Alex Noerdin mengatakan banyak program dan keberhasilan ditelurkan oleh adik kandung mantan Bupati Ogan ilir, Mawardi Yahya dalam memimpin kota Prabumulih. Salah satunya, program sambungan gas rumah tangga sebanyak 41 ribu sambungan yang menjadikan kota Prabumulih sebagai satu satunya kota dengan sambungan gas terbanyak sehingga menjadi kota percontohan nasional pemasangan gas rumah tangga.

“Bahkan terbanyak dari kota Surabaya, yang hanya memiliki 21 ribu sambungan dan Palembang dengan 12 ribu sambungan saja. Ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa,” ujar orang nomor satu di Sumsel ini, dihadapan para Bupati dan Walikota se Sumsel dan tamu undangan lain yang hadir di acara tersebut.

Tak sampai disitu, Alex Noerdin juga mengapresiasi sejumlah program pro kemasyarakatan selama Ridho Yahya memimpin, yang dinilainya sangat berhasil dan mampu merubah wajah Prabumulih menjadi salah satu kota terbaik di Sumsel saat ini. “Sepertinya tak perlu disampaikan lagi, banyak program pembangunan insfrastruktur dan pengentasan kemiskinan yang sudah berhasil diwujudkan Walikota,” imbuh Alex Noerdin.

Bahkan diujung kata sambutannya, Alex juga memuji sejumlah pelaksanaan rangkaian acara HUT kota Prabumulih ke 16 tahun yang berlangsung sangat meriah dan melibatkan puluhan ribu masyarakat Prabumulih tanpa ada konflik (zero konflik) dan kendala.

“Seperti kita ketahui untuk menggelar kegiatan dan event dengan melibatkan banyak pendukung dan puluhan ribu masyarakat bahkan ditingkat dunia saat ini sangat mahal dan rentan terjadi konflik. Tapi di Prabumulih zero konflik, tidak ada sama sekali. Bayangkan dengan menggelar senam bersama 30 ribu masyarakat, ditambah 7000 wisuda siswa SD baca tulis Quran dan kegiatan lainnya selama pelaksanaannya zero konflik,” tandas Gubernur yang belum lama ini menjadi satu satunya Gubernur di Indonesia yang memeroleh penghargaan Bintang Mahaputra dari Pemerintah RI atas keberhasilan Sumsel dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat.

Sementara Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dalam sambutannya sebelumnya, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, mantan Walikota Prabumulih, Drs H Rachman Djalili MM, para Bupati dan Walikota se Sumsel, dan GM PT Pertamina EP Asset 2, Eka Riza serta para tamu undangan lainnya yang telah menyempatkan hadir dan mendukung pelaksanaan peringatan HUT kota Prabumulih ke 16 tahun 2017.

“Terutama memberikan apresiasi kepada mantan Walikota Prabumulih, yakni Bapak Drs H Rachman Djalili MM, yang telah banyak memberikan kontribusi pembangunan terhadap Prabumulih. Juga  apresiasi kepada Bapak Gubernur kita, yang telah 2 kali mencalonkan diri namun selalu kalah di Prabumulih, tetapi tetap menyempatkan diri hadir di Prabumulih dan mensupport serta memberikan banyak inovasi buat pembangunan di seluruh daerah khususnya di Prabumulih,” ucap Ridho Yahya.

Ridho Yahya katakan, ditangan Alex Noerdin Pemerintahan Provinsi Sumsel saat ini banyak mengalami perubahan dan kemajuan pembangunan di segala bidang. “Beliau adalah pencetus program nasional pendidikan gratis dan kesehatan gratis, lewat tangan beliau telah mampu menjadikan Sumsel tuan rumah Asian Games 2018, serta masih banyak lagi kemajuan pembangunan sumsel selama beliau memimpin, diantaranya pembangunan jalur cepat LRT, jembatan musi dan jalan tol yang tak lama lagi bakal kita nikmati,” papar Ridho Yahya.

Tak hanya itu, dalam sambutannya orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian ini juga memaparkan beragam program pembangunan dan pengentasan kemiskinan diantaranya, pembangunan gas RT (rumah tangga) sebanyak 41 ribu sambungan rumah, sehingga menjadikan kota Prabumulih sebagai satu satunya kota percontohan nasional untuk sambungan gas RT.

“Dan nanti kita akan mendapat tambahan lagi sambungan gas sebanyak 6 ribu sambungan, sehingga target pada 2018 semua masyarakat dapat menikmati sambungan gas. Kemudian program bedah rumah yang sudah kita laksanakan dari tahun 2015 sampai sekarang, dan harapan kita pada akhir pemerintahan kita nanti tidak ada lagi rumah miskin yang tak layak huni. Tak cuma dibedah rumah, dengan mengajak kerjasama Badan Pertanahan kita gratiskan juga pengurusan dan pembuatan sertifikat tanahnya,” sebut Walikota Prabumulih, seraya menambahkan kedepan pihaknya juga berencana akan membangun sumber dan tenaga pembangkit listrik dari gas, serta PLN gratis.

“Bahkan tak ketinggalan program bedah rumah juga kini dilakukan oleh mitra dan stake holder kita seperti pembangunan rehab rumah dari Bank Mandiri, Kodim, Polres dan DPRD Prabumulih sehingga kita yakin dapat menjadi percontohan nasional dalam mewujudkan program nasional,” tutur dia.

Sementara untuk program peningkatan perekonomian masyarakat, sambung Ridho, pihaknya telah memberikan bantuan alat usaha, serta gerobak gratis. Tak hanya itu bantuan pemberian insentif bagi guru ngaji, para pemandi mayat selama beberapa tahun belakangan ini mereka berikan sebagai bentuk perhatian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk pembangunan di bidang agama, kita juga telah membantu dan merenovasi sebanyak 110 masjid, membangun 10 masjid baru, serta 10 musholla baru, dan membangun dua gereja. Kemudian disisi lain peningkatan indeks Prabumulih saat ini kedua tertinggi di Sumsel, dulu kita berada pada posisi ke 12,” jelas Ridho Yahya, sembari meminta Gubernur Sumsel diakhir pemerintahannya dapat membantu dan menyelesaikan masalah pembangunan Stadiun Olahraga yang terletak di Jalan Lingkar Timur, yang kini progress fisik pembangunannya baru mencapai sekitar 70 persen.

Laporan : Donny

Posting   : Andre