Truk Bermuatan Kayu Hantam Bus Cemerlang, Tiga Penumpang Dikabarkan Meninggal, dan Sembilan Luka-Luka

170
LAKA MAUT: Kecelakaan maut yang merenggut nyawa lagi terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalitimsum) Palembang Betung, tepatnya di Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (13/02) sore, sekitar pukul 17.50 WIB. Sebuah truk dengan Nopol 4150 HB bermuatan kayu menghantam sebuah bus penumpang Cemerlang tujuan Sekayu (Muba).

# Terjadi di Jalintimsum Palembang – Betung

Sumatetanews.co.id, BANYUASIN – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa lagi terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalitimsum) Palembang Betung, tepatnya di Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (13/02) sore, sekitar pukul 17.50 WIB. Sebuah truk dengan Nopol 4150 HB bermuatan kayu menghantam sebuah bus penumpang Cemerlang tujuan Sekayu (Muba).

Akibatnya, tiga penumpang dari dua kendaraan besar itu dikabarkan langsung meninggal di lokasi kejadian (TKP). Satu diantaranya berhasil diidentifikasi bernama Maddin, sopir truck naas tersebut. Sementara anak korban, yakni Diman tidak mengalami apa-apa. Hingga berita ini ditulis belum diketahui identitas kedua korban meninggal lainnya.

Bahkan informasi di lapangan, insiden tabrakan maut itu juga menyebabkan sopir bus cemerlang yang belum diketahui identitasnya diduga kritis dan dirawat di RSUD Banyuasin, sementara Sembilan penumpang busnya mengalami luka-luka, dan masih menjalani perawatan tim medis Puskesmas Betung.

“Saat truk bermuatan kayu turun tanjakan dari arah Betung menuju Palembang, tiba-tiba muncul mobil bus langsung melintang tengah jalan hingga tabrakan tidak bisa dihindari,” sebut Awaluddin, adik Maddin, saat mengikuti kendaraan kakaknya.

Diceritakan Awal, korban menghembuskan nafas terakhir di dalam mobil saat hendak mau diselamatkan.

”Korban langsung meninggal di tempat, saat mau di evakuasi beliau sudah terkulai dengan kondisi kaki hancur,” ujarnya.

Dikatakan Awal, pihaknya sudah mengikhlaskan kepergian kakaknya tersebut. “Karena sudah sesuai dengan suratan Illahi, kami semua sudah ikhlas, semoga almarhum tenang di alam sana,“ tandas Awal.

Sementara salah satu korban penumpang bus Cemerlang yang selamat dari kejadian mengatakan, bahwa saat kejadian mobil yang dia tumpangi bersama penumpang lainnya terlihat melintang di jalan.

“Kalau seingat saya saat kejadian mobil truck tersebut mau keluar jalan, tiba-tiba bus kita melintang di jalan dan akhirnya posisi truck menabrak bus kita dan bus kita berada di tengah jalan,” sebut penumpang ini, dengan nafas masih belum beraturan karena masih panic dan mengalami shock atas kejadian tersebut.

Sementara, pihak Satlantas Polres Banyuasin ketika dihubungi melalui Banpol Dedi mengaku belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan proses evakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas.

Dari informasi terakhir yang diterima media ini, dikabarkan ada 6 orang meninggal dunia.

“Namun kabar ini belum pasti, yang jelas dari lokasi kejadian meninggal sudah tiga orang,” ujar Dedi.

Laporan : Herwanto

Editor     : Donny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here