Tepergok Bagi-Bagi Uang, Warga Laporkan Timses dan Caleg DPRD Lubuklinggau ke Panwaslucam

6657
KASUS DUGAAN MONEY POLITIK CALEG: Tampak warga, yang sedang membongkar isi bungkungan kantong hitam, berisi beberapa lembar amplop berisi uangm serta daftar nama-nama pemilih, dan kartu nama salah satu caleg, usai berhasil direbut oleh warga dari tangan salah satu caleg DPRD Kota Lubuklinggau, Sabtu siang kemarin.

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU – Dugaan masih banyak calon legislatif (caleg), yang masih menggandalkan permainan money politik dalam meraup suara masih terjadi. Seperti yang terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumsel. Seorang Timses salah satu Caleg DPRD Kota Lubuklinggau Dapil Kecamatan Lubukinggau Barat I dan II berinisial HR (35), tepergok oleh warga sedang membagi-bagikan uang kepada responden (pemilih).

Kasus dugaan money politik yang terjadi di Jalan Kelapa Gading RT 03, Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, pada Sabtu siang (13/4/2019) sekitar pukul 12.00 WIB ini terungkap setelah dilaporkan warga ke Panwaslucam Lubuklinggau Barat I.

Informasi yang berhasil di himpun, terbongkarnya cara-cara money politik ini berawal saat salah seorang saksi warga setempat bernama FI melihat HR, warga Jalan Kelapa Gading Rt 03 Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I, sedang memasuki salah satu rumah warga dengan membawa sebuah bungkusan kantong plastik berwarna hitam. Saksi FI yang curiga dan menduga HR sedang membagi- bagikan uang untuk mencoblos salah satu calon, kemudian langsung mengajak warga lainnya dan merebut kantong plastik yang dibawa HR.

Pelaku HR ini sempat membantah, sehingga sempat terjadi aksi saling dorong dengan warga setempat. Setelah kantong plastik berhasil direbut oleh warga, HR kemudian langsung melarikan diri.

Kemudian oleh saksi dan pelapor, barang bukti kantong plastik warna hitam tersebut langsung dibawa ke Posko Pemenangan salah satu Caleg DPRD Kota Lubuklinggau dari partai pendukung pemerintah.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kantong plastik warna hitam yang diserahkan ke Panwascam Lubuklinggau Barat I, berisi antara lain; 5 amplop putih berisi uang @Rp.1.700.000; @Rp1.190.000; @Rp. 1.020.000; @Rp 1.190.000; @Rp 2.380.000; @Rp 2.720.000; dengan total berjumlah Rp.10.200.000 ( Sepuluh juta dua ratus ribu rupiah). Daftar Nama- nama Warga beserta Nomor Induk Keluarga (NIK), Contoh Surat Suara calon anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari Parpol dengan Nomor urut 1, Kartu Nama Calon DPRD Kota Lubuklinggau Dapil I nomor urut 1 inisial R . Lalu Kertas Putih yang bertuliskan nama- nama warga Kelurahan Tanjung indah dan 1 buah Rekap Jumlah Uang Keseluruhan.

Kemudian, sekira pukul 15.00 WIB oleh warga dan saksi, kasus money politik itu langsung mereka laporkan ke Panwascam Lubuklinggau Barat I. Usai diterima, selanjutnya oleh petugas Panwascam, laporan tersebut langsung dilimpahkan ke Bawaslu Kota Lubuklinggau.

Terkait kejadian itu, anggota Komisioner Bawaslu Kota Lubuklinggau, Bahusi ketika dikonfirmasi membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari warga melalui Panwaslu Lubuklinggau Barat perihal dugaan money politik oleh salah satu caleg dari partai politik.

”Mereka melapor ke Panwaslucam. Setelah mereka terima dan proses lalu dibawa ke Bawaslu. Selanjutnya Bawaslu melakukan kajian, bila memenuhi unsur akan segera diproses ke Gakumdu,” jelasnya.

Laporan : San

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here