Pulang dari Jambi, Istri Disambut Sebilah Samurai, dan Bonyok Dihajar Suaminya

6161
KASUS KDRT: Tersangka Irawan (30), warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, saat diamankan petugas Polsek Rawas Ilir, Muratara. Pelaku ditangkap, karena mengancam akan membunuh istrinya, Sisnawati (38) dengan sebilah samurai dan menganiaya korban hingga bonyok setelah ditendang dan dipukul pelaku dengan tangan kosong.

sumateranews.co.id, MURATARA – Entah apa yang ada dalam benak Irawan (38), warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara. Bukannya membantu dan menyambut ramah istrinya, Sisnawati (38) yang baru pulang mudik dari Sarolangun, Jambi, pelaku malah mengancam akan membunuhnya dengan sebilah samurai miliknya.

Tak puas, pelaku juga menghajar istrinya dengan cara menendang perut korban sebanyak 4 kali dan memukul kepalanya hingga babak belur. Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terungkap, setelah korban melaporkannya ke Polsek Rawas Ilir, pada Sabtu (09/02/2019) sore, sekira pukul 15.00 WIB.

Berselang sekitar 9 jam dari menerima laporan, atau pukul 21.30 WIB petugas berhasil menangkap pelaku di rumah kediamannya. Kini, pelaku Irawan berikut barang bukti sebuah sebilah samurai miliknya sudah diamankan di Mapolsek Rawas Ilir guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Informasi yang diterima, kasus KDRT itu bermula saat korban (Sisnawati) baru pulang dari Sorulangun Jambi. Namun setibanya dirumah, korban malah dibentak dan disuruh angkat kaki meninggalkan rumah. Mendapati itu, korban menolak dan sempat terjadi adu mulut antara keduanya sehingga memancing emosi pelaku.

“Larilah dari rumah ini,” ujar korban menirukan ucapan suaminya, saat memberikan keterangan kepada petugas penyidik. Karena menolak, akhirnya pelaku emosi dan mengancam akan membunuh korban dengan sebilah samurai yang dia simpan di dapur rumahnya.

“Aku jawab dak galak, sehingga dio (pelaku, red) ngancem nak bunuh aku sambil belari ke dapur ngambek samurai pak,” kenang korban, sedih sambil menundukkan kepalanya.

Namun beruntung, saat itu ada keluarganya, Supran dan membantu melerai suaminya dan langsung mengambil senjata samurai dari tangannya.
Diduga belum puas, dan masih terbakar emosi, pelaku kemudian mengejar dan menerjang perut korban. Tak sampai disitu saja, pelaku juga meninju kepala korban sebanyak 4 (empat) kali sehingga terjungkal dan terjatuh ke lantai. Khawatir tindakan pelaku kian nekat, oleh Supran dibantu Aldo (anak pelaku) langsung mendekati dan menarik tubuh pelaku dari tempat korban terjatuh.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka benjol di kepala bagian belakang dan kening. Tidak terima kejadian tersebut korban langsung melaporkannya ke Polsek Rawas Ilir dan minta pelaku di proses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Afrinaldi membenarkan, setelah mendapat laporan dari korban Sabtu (09/02/2019) sekira pukul 21.30 WIB, pihaknya langsung mendatangi TKP, dan menangkap pelaku yang saat itu masih berada di dalam rumah.

Ketika diamankan anggota Polsek Rawas Ilir, pelaku tidak memberikan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Rawas Ilir untuk di tindak lanjuti.

“Barang bukti yang di amankan dari pelaku 1 (satu) bilah samurai bergagang plastik bewarna hitam dengan panjang kurang lebih 60 cm. Pelaku saat ini masih kita periksa,” tandas Kapolsek, ditemui dikantornya, Senin (11/02/2019) pagi.

Laporan : San

Editor     : Donny

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here