Polda Sumsel Diminta Serius Tindaklanjuti Dugaan Kasus Kecurangan Pemilu 2019 di OKI

360

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- “Kedatangan kami ke Mapolda Sumsel ini untuk menemui Kabid Humas Polda Sumsel, Pak Kombes Supriadi terkait aksi damai pada Hari Rabu tanggal 3 Juli 2019 lalu. Apa tanggapannya dan tindak lanjut dari Mapolda Sumsel terkait kasus dugaan kecurangan Pemilu Legislatif 2019 di OKI yang di SP3 oleh penyidik Polres OKI,” terang Aliaman SH saat dikonfirmasi wartawan usai menemui Kabid Humas Polda Sumsel, Jumat (12/7/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, kasus dugaan kecurangan Pemilu legislatif 2019 yang terjadi di Desa Sukaraja Kecamatan Pedamaran OKI ini sebelumnya sudah dilaporkan oleh Abdul Hamid SH ke Bawaslu dan Sentra Gakkumdu OKI pada tanggal 29 April 2019 dan diregister pada tanggal 2 Mei 2019 dengan nomor laporan 03/LP/PL/KAB/06.12/IV 2019 dengan terlapor KPPS TPS 01 Desa Sukaraja; Mamduh KPPS TPS 05 Desa Sukaraja; Latif PPS Desa Sukaraja dan Dr Muhammad Tito Narudin di Bawaslu dan Sentra Gakkumdu OKI beberapa waktu lalu. Dimana dari hasil penelitian dan pemeriksaan di Bawaslu dan sentra Gakkumdu OKI terhadap laporan/temuan yang masuk dan hasil kajian pengawas pemilu, statusnya ditindaklanjuti untuk terlapor dan berdasarkan pleno serta  pembahasan di Bawaslu Kab.OKI bahwa KPPS TPS 01 Desa Sukaraja diduga memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana pemilu dan adanya keterlibatan oknum Kades Sukaraja, jelasnya sembari memperlihatkan surat dari Bawaslu OKI terkait hal tersebut.

Lalu, pada 22 Mei 2019 Ketua Bawaslu didampingi komisionernya melimpahkan hasil penyelidikan sentra gakkumdu OKI ke SPKT Polres OKI dan pada 22 Mei 2019 pihak penyidik Polres OKI telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor: B/125/V/2019/Reskrim kepada pelapor yang pokoknya menyatakan “Setelah dilakukan penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana”.

Akan tetapi setelah pihak penyidik dari Polres OKI melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap para terlapor maupun saksi-saksi lainnya dengan bukti-bukti lainnya selama 14 hari kerja sebagai yang diatur dalam UU No.7/2017 tentang Pemilu dan Peraturan Bawaslu No.31/2018 tentang Sentra Gakkumdu, pihak penyidik melalui Kasat Reskrim Polres OKI AKP Agus Prihadinika selaku koordinator penyidikan (25/6/2019), di hadapan pelapor (Abdul Hamid SH) Gakkumdu OKI dan para LSM dan wartawan  mengumumkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap kasus dugaan kecurangan Pileg 2019 di Desa Sukaraja Kec.Pedamaran OKI dengan alasan “Karena alat bukti yang ditemukan belum cukup menentukan seseorang sebagai “Tersangka” dan karena “Waktu Terbatas”, ini kan lucu namanya.’’

Mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh para terlapor, sesuai dengan TBL Nomor: TBL/681/V/2019/Sumsel/Res.OKI dan Laporan Nomor: LP/B/134/V/2019 tentang “Tindak pidana melakukan perbuatan yang menyebabkan peserta pemilu tertentu mendapatkan tambahan suara”.

Lanjutnya, dengan adanya dua hasil pemeriksaan yang berbeda antara Sentra Gakkumdu dan Penyidik di Polres OKI, kiranya Polda Sumsel dapat menindaklanjuti kasus dugaan kecurangan Pileg 2019 di OKI, meminta Polda Sumsel untuk memanggil dan memeriksa Kapolres OKI dan Penyidiknya, mengambil alih dan memeriksa siapa saja yang terlibat dalam kasus kecurangan pileg 2019 di Desa Sukaraja OKI tersebut serta menangkap dan memenjarakan oknum KPPS TPS 01  Desa Sukaraja karena diduga telah memberikan keterangan palsu sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 242 KUHP.

Tentunya hal ini sangat beralasan karena kasus ini sudah jelas-jelas tindak pidana pemilu bahkan kasus ini satu-satunya kasus tindak pidana pemilu legislatif yang naik ke tahap Penyidikan di Sumsel.

‘’Untuk itu Polda Sumsel kiranya dapat serius menanggapi dan menindaklanjuti kasus ini demi tegaknya hukum dan keadilan bagi masyarakat,’’ harapnya sembari menegaskan apabila tidak ditanggapi secara serius maka mereka akan melayangkan surat ke Mabes Polri dan akan melakukan aksi demo di sana.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli melalui Kabid Humas Polda Sumsel Supriadi saat hendak dikonfirmasi wartawan sedang tidak berada di ruangannya. Menurut salah satu stafnya “Bapak lagi sedang ikut dengan Kapolda menghadiri kegiatan Merajut Kebhinnekaan di Polresta Palembang, Senin aja kembali lagi atau hubungi drivernya Deni.’’

 

Laporan   : Ril

Posting    : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here