Miliki 1.000 Megalith-137 Air Terjun Terbanyak di Indonesia, dan Termasuk Peninggalan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Jadikan Lahat Masuk Daerah Potensi Pariwisata

42
POTENSI WISATA LAHAT: Hermidi SH, Direktur Hotel Bukit Serelo Lahat ketika diwawancarai Miss Tourism/Putri Pariwisata 2018, Gabriella Patricia Mandolang disela-sela acara Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) IV dan sekaligus HUT PHRI ke-50, yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta selama 3 hari dari tanggal 9 – 11 Februari 2019.

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Potensi alam, yang dimiliki Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat sangat banyak sehingga diharapkan mampu menunjang Devisa Negara dan Income bagi Kabupaten Lahat sendiri. Hal itu dijelaskan Hermidi SH, Direktur Hotel Bukit Serelo Lahat ketika diwawancarai Miss Tourism/Putri Pariwisata 2018, Gabriella Patricia Mandolang disela-sela acara Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) IV dan sekaligus HUT PHRI ke-50, yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta selama 3 hari dari tanggal 9 – 11 Februari 2019.

“Bumi Seganti Setungguan merupakan daerah potensial Pariwisata yang sangat membanggakan, karena dilihat dari sejarahnya bahwa Kota Lahat merupakan salah satu peninggalan kerajaan Sriwijaya,” ujar Hermidi, Senin (11/02/2019).

Tak sebatas itu, dijelaskan Hermidi, dengan kekayaan dan keunikan alam yang dimiliki Kabupaten Lahat diyakini mampu menyedot para wisatawan baik luar maupun domestic. Diantaranya, keberadaan benda purbakala Megalith (batu besar) terbanyak yakni 1.000 Megalith, serta 137 lokasi air terjun yang terbanyak di Indonesia dan memiliki panorama menarik dan eksotik.

“Mempunyai 1000 Megalith, ratusan lebih air terjun yang begitu mempesona dan tidak ada bandingnya di daerah lain kalu dikembangkan. Untuk itu sudah kita usulkan ke Staf Humas Kementerian Pariwisata untuk digali dan menyedot wisatawan lokal maupun mancanegara untuk Visit To Lahat,” tandas Hermidi.

Bahkan, dia menambahkan untuk fasilitas penginapan sudah ada beberapa hotel yang menunjang dan siap menyambut para wisatawan.

“Hal ini akan menjadi Income daerah. Untuk itu, saya usulkan terutama akses jalan menuju tempat wisata  agar terwujud,” tutup pria yang hadir di Rakernas dan HUT PHRI di Jakarta, mewakili pengurus PHRI se-Sumsel.

Sebelumnya, tampak pada acara Rakernas Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) IV tahun 2019 itu dihadiri oleh Presiden Jokowi, Menpan, Ketua Bapenas, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua PHRI Hariyadi BS Sukandana, Ketua Umum PHRI dan seluruh DPD PHRI se Indonesia.

Laporan : Novita/Idham

Editor     : Donny

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here