Meski Kerap Dilalui Pejabat Daerah, Jalan Nasional Solok Selatan Sumbar-Kerinci Jambi Kondisinya Semakin Rusak dan Dipenuhi Lubang

150
JALAN NASIONAL RUSAK: Kondisi di sepanjang Jalan Nasional mulai dari Lubuk Selasih, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat hingga Kerinci Jambi, yang kondisinya kian mengkhawatirkan dan rusak. Belakangan ini warga mulai mengeluhkan kondisi jalan yang telah rusak.

Sumateranews.co.id, SOLOK – Warga yang berdomisili tinggal di sepanjang Jalan Nasional mulai dari Lubuk Selasih, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat hingga Kerinci Jambi belakangan ini terus mengeluhkan kondisi jalan yang kian mengkhawatirkan serta banyak rusak dan berlubang.

“Kita melihat dibeberapa titik rawan ada pergerakan dan pergeseran tanah yang rawan terjadi longsor dan banyaknya lubang di jalan,” ungkap Ria Safitri, salah satu warga setempat, kepada sumateranews.co.id, Selasa (11/6/2019).

Menurut wanita, yang kesehariannya berprofesi sebagai seorang Apoteker di Muaro Labuh ini, kerusakan jalan yang berada di perbatasan antara Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan kondisinya semakin mengkhawatirkan dan rusak parah. Sampai saat ini, pihak pemerintah belum memberikan penjelasan atau rencana perbaikan jalan milik negara tersebut.

“Kami berharap kepada pihak terkait (pemerintah) untuk menyelesaikan persoalan ini dengan segera memerbaikinya. Dan kami meminta itu (penjelasannya),” ujar Ria Safitri

Dia katakan, pemerintah dalam hal ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Padang harus pro aktif dan segera melakukan perbaikan jalan yang rusak, serta memasang rambu-rambu larangan bagi kendaraan bertonase besar dan angkutan penambangan pasir illegal.

“Mungkin perlu rambu larangan bagi kendaraan berat dan penambangan pasir yang diduga ilegal yang ada di sepanjang jalan Nasional tersebut yang jumlahnya kian marak,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait kerusakan jalan yang terjadi, media ini telah melakukan konfirmasi kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah III Padang, namun hingga berita ini dibuat belum ada penjelasannya.

Laporan : Chan

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here