Lima Tahun Gunakan Alat Berat Diduga Cik Ujang Tak Bayar Pajak

1528

Sumateranews.co.id, LAHAT- Banyaknya perusahaan tambang dan Galian C di Bumi Seganti Setungguan hingga membuat pemilik perusahaan banyak menggunakan alat berat untuk menggali hasil bumi, baik itu batu bara maupun galian C .

Pemerintah Pusat menetapkan adanya peraturan pajak bagi alat berat berbagai tipe  yang beroperasi agar dapat ditagihkan melalui UPTD Samsat Provinsi Sumsel yang berada di Kabupaten Lahat  dengan sistem bagi hasil 50-50 dengan Pemerintah Kabupaten Lahat.

Namun yang terjadi di wilayah Kabupaten Lahat sangat berbeda. Sebab, diduga Tagihan Pajak Alat Berat  yang digunakan PT. ABG (Ayek Batu Gong) milik Cik Ujang SH yang saat sekarang menjadi Bupati Lahat dari tahun 2013 — 2019 diduga belum ada pembayaran sama sekali.

Kepala UPTD Samsat Cabang Lahat Efrin Riansyah ketika dikonfirmasi awak media di kantornya beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 10/5 mengatakan, ibarat tali ada yang namanya tari ulur. ‘’Kita cooling down dahulu permasalahan pajak alat berat milik Pak Cik Ujang SH yang sampai saat ini belum tertagihkan. Karena akibat dahulu pada zamannya  Pak Umar Syarif sebagai Kepala UPTD Samsat mengekspos ke media tentang Cik Ujang yang tidak membayar pajak alat berat menjadikan hubungan dengan Cik ujang kurang harmonis. Jadi kita pihak UPTD Samsat saat ini memilih cooling down. Di samping itu juga menurut informasinya Cik Ujang SH dahulu saat masih menjabat Anggota Dewan hanya sebagai penyalur alat berat bagi perusahaan yang membutuhkan. Jadi kita bingung mau nagih ke siapa  pajaknya pada saat itu karena tidak ada hitam di atas putih,’’ pungkasnya.

Bupati Lahat Cik Ujang SH sekaligus sebagai Direktur PT. ABG ketika dikonfirmasi via Wa terkait adanya dugaan Tunggakan Pajak Alat Berat yang belum terbayarkan dari tahun 2013- 2019 tidak ada jawaban.

Hingga berakibat sampai detik ini pajak alat berat yang diduga milik PT. ABG belum bisa tertagihkan dan diduga negara dirugikan ratusan juta.

 

Laporan          : Idham

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here